PMII Desak Transparansi Dana HOK Bongkar Ratoon Kabupaten Malang
- 18 Apr 2026 11:45 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mendesak transparansi dana Hari Orang Kerja (HOK) program bongkar ratoon tebu di Kabupaten Malang tahun 2025.
Ketua PMII Komisariat Universitas Kepanjen, Mohammad Ilham, menilai penyaluran bantuan harus terbuka sejak proses pengadaan hingga distribusi kepada petani.
"Transparansi ini penting untuk memastikan aliran dana tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh petani sebagai penerima manfaat, apalagi program ini akan terus berlanjut hingga beberapa tahun nanti," tegas Ilham, Sabtu (18/4/2026).
Maka untuk penyaluran dana HOK 2026 ini, dinas terkait dan BPP harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga diketahui bantuan benih itu disertai dengan insentif dana HOK agar peristiwa penyaluran bantuan 2025 tidak lagi terulang.
Menurut Ilham, persoalan yang muncul di lapangan menunjukkan adanya ketidakjelasan dalam distribusi bantuan, termasuk dana yang tidak sepenuhnya diterima petani.
Selain itu, ia menilai perlu adanya pengawasan lebih ketat, termasuk kemungkinan sinkronisasi data kekayaan pejabat untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan.
PMII juga menyoroti perlunya langkah konkret dari pemerintah dalam merespons persoalan tersebut.
"Kami akan mengawal petani dan tidak menutup kemungkinan melakukan aksi jika tidak ada tindak lanjut," terangnya.
Di sisi lain, berdasarkan data sebelumnya, program bongkar ratoon di Kabupaten Malang menyasar 239 kelompok tani. Bantuan berupa benih tebu sekitar 60.000 mata tunas per hektare serta insentif Hari Orang Kerja (HOK) sebesar Rp4 juta per hektare.
Dana HOK tersebut ditransfer langsung dari pemerintah pusat ke rekening kelompok tani untuk kemudian didistribusikan kepada anggota sesuai data penerima.
Ilham menilai implementasi di lapangan perlu diawasi secara serius agar tidak menyimpang dari tujuan program nasional itu.
Ia berharap transparansi dan pengawasan dapat diperkuat sehingga program benar-benar mendukung peningkatan kesejahteraan petani tebu di Kabupaten Malang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....