Realisasi Bongkar Ratoon 2025 di Kabupaten Malang Capai 1.763 Hektare
- 09 Apr 2026 18:36 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Realisasi program bongkar ratoon tebu 2025 di Kabupaten Malang mencapai 1.763,99 hektare.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Malang, Budi Widodo, mengatakan capaian tersebut berasal dari target yang telah disesuaikan.
Ia menjelaskan, pada 2025 target awal program mencapai 15.000 hektare, namun kemudian diturunkan menjadi 7.500 hektare. Dari target tersebut, realisasi program bongkar ratoon tercatat seluas 1.763,99 hektare.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung swasembada gula nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Dalam pelaksanaannya, petani penerima program mendapatkan bantuan benih tebu sebanyak 60.000 mata tunas per hektare. Selain itu, petani juga menerima insentif biaya pengolahan lahan melalui skema Hari Orang Kerja (HOK) senilai Rp4 juta per hektare.
“Jadi tadi benih 60.000 mata tunas itu dan insentif biaya sebanyak Rp4 juta,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Budi menjelaskan, insentif tersebut dialokasikan untuk kegiatan pengolahan lahan dan penanaman.
Ia menambahkan, pengadaan benih dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, sedangkan pemerintah daerah berperan dalam pendampingan dan pengusulan.
Sementara itu, bantuan dana ditransfer langsung ke rekening kelompok tani untuk selanjutnya disalurkan kepada anggota sesuai pengajuan.
“Jadi uang bantuan itu langsung ditransfer ke rekening kelompok untuk dibagi ke anggota,” katanya.
Pihaknya menegaskan, distribusi dana menjadi kewenangan kelompok tani, sedangkan dinas hanya melakukan pendampingan dan pengawasan administrasi.
“Kami hanya mendampingi dan mengingatkan agar tidak terjadi pelanggaran,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....