Kluster Mewah di Lapas: Insiden atau Masalah Sistem?
- 01 Okt 2026 13:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ombudsman menemukan dugaan hunian khusus, fasilitas mewah, dan celah keamanan di Lapas Kelas IIA Cibinong.
- Temuan tersebut mendorong DPR, BAPPISUS, dan Kemenimipas melakukan pemeriksaan serta menindaklanjuti dugaan pelanggaran.
- Bangunan yang menjadi temuan Ombudsman dibongkar, sementara Kemenimipas memeriksa dugaan penyalahgunaan wewenang dan menyiapkan sanksi bagi pihak yang terbukti melanggar.
Pemeriksaan Ombudsman di Lapas Kelas IIA Cibinong juga diwarnai penolakan dan aksi dorong-dorongan dengan petugas lapas. Anggota Ombudsman RI, Syafrida R. Rasahan, mengatakan tim telah membawa surat tugas ketika datang ke Lapas Cibinong.
Namun, petugas tetap meminta tim menunggu arahan Kepala Lapas sebelum dapat masuk ke blok WBP. Menurut Ombudsman, penolakan tersebut kemudian berkembang menjadi aksi dorong-dorongan.
"Yang kami lakukan bukan berarti mulus-mulus saja. Memang ada upaya penolakan, dorong-dorongan di antara kami dengan petugas lapas," kata Syafrida, dalam Konferensi Pers Ombudsman, di Jakarta, Kamis 24 September 2026.
Anggota Ombudsman lainnya, Fikri Yasin, mengatakan salah seorang anggota tim bahkan mengalami kaki terjepit ketika petugas menutup pagar. Fikri menyebut penolakan tersebut merupakan kali kedua yang dialami tim Ombudsman saat melakukan pemeriksaan di Lapas Cibinong.
“Penolakan tersebut menjadi kali kedua bagi tim Ombudsman. Dalam proses pemeriksaan, tim juga mengalami aksi dorong-dorongan, bahkan mengalami kaki terjepit saat petugas menutup pagar,” ujar Fikri Yasin.
Fikri mengaku pihaknya bertanya-tanya setelah terjadi insiden tersebut. Bahkan, tim Ombudmsan mewawancarai salah satu penghuni bangunan tersebut dan terkonfirmasi sebagai warga binaan.
Adapun, Ombudsman memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia. Ia juga mengingatkan adanya ketentuan pidana bagi pihak yang menghalangi pemeriksaan Ombudsman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....