Perlinsos Digital, Upaya Pemerintah Benahi Data dan Jangkau Warga

  • 10 Sep 2026 19:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah mempercepat digitalisasi sistem perlindungan sosial untuk meningkatkan akurasi data dan efisiensi penyaluran bantuan kepada masyarakat yang berhak.
  • Persoalan utama yang ditemukan mencakup penyaluran bantuan kepada penerima yang tidak sesuai dengan kriteria program pemerintah.
  • Pemerintah juga fokus menjangkau kelompok masyarakat berhak yang belum menerima bantuan sosial hingga saat ini melalui pendekatan data yang lebih baik.

Pendaftaran Perlinsos di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, terus didorong pemerintah setempat. Hingga 16 Agustus 2026, sebanyak 4.855 KK telah terdaftar dari total populasi 8.945 KK.

Capaian tersebut setara sekitar 54 persen dari total populasi yang tercatat di wilayah tersebut. Pendaftaran terus didorong karena Perlinsos merupakan program untuk mendapatkan bansos pada tahun 2027.

Camat Bungus Teluk Kabung Afridon mengatakan antusiasme masyarakat mengikuti pendataan cukup tinggi. Namun, sebagian warga masih membutuhkan pendampingan karena keterbatasan perangkat dan akses informasi.

“Jumlah yang sudah mendaftar sebanyak 4.855 KK data per 16 Agustus dari total populasi 8.945 KK, sehingga capaian sudah 54 persen. Antusias warga untuk mendaftar cukup tinggi karena Perlinsos merupakan program untuk mendapatkan Bansos pada tahun 2027,” ujar Afridon, di Padang, Jumat 21 Agustus 2026.

Pemerintah kecamatan menyediakan pelayanan setiap hari kerja melalui kantor kecamatan dan kelurahan setempat. Agen Perlinsos juga mendatangi lokasi masyarakat berkumpul untuk memperluas jangkauan proses pendaftaran.

Pelayanan tersebut dilakukan melalui majelis taklim, pertemuan RT dan RW, tempat ibadah, hingga warung. Agen juga mendatangi warga lanjut usia dan penyandang disabilitas yang membutuhkan pendampingan.

“Agen Perlinsos mendatangi langsung ke rumah warga lansia, disabilitas, serta mereka yang mungkin tidak mendapatkan akses informasi tentang Perlinsos. Karena berjarak jauh dengan kantor lurah dan wilayah pemukiman,” katanya.

Afridon menyebut kepemilikan telepon pintar berbasis Android menjadi salah satu kendala pendaftaran masyarakat. Selain perangkat, jarak permukiman dengan kantor pemerintahan juga menjadi tantangan dalam proses pendataan.

“Di lapangan kendalanya warga banyak tidak memiliki HP Android dan jarak rumah jauh. Untuk itu kami instruksikan lurah dan Agen Digitalisasi Bansos proaktif, serta memanfaatkan momen pertemuan warga formal maupun nonformal untuk mendaftarkan secara langsung,” katanya.

Pemerintah kecamatan juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi mengenai pendaftaran Perlinsos. Informasi tersebut diteruskan hingga tingkat kelurahan agar dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

google-preference
Kata Kunci / Tags
10 September 2026 200 hari 215 kabupaten/kota 250 ribu Agen Perlinsos 258 kabupaten dan kota 3 3 juta Kartu Keluarga 3 juta KK 4 42 kabupaten kota 43 kabupaten/kota 48 juta KK 4.855 KK 54 persen 6 persen 77 8.945 KK Afridon Agen Perlinsos Amalia Adininggar Widyasanti #asn Babinsa bank account bansos bantuan sosial Banyuwangi Bhabinkamtibmas BPNT BPS Bungus Teluk Kabung Camat Bungus Teluk Kabung cashless data penerima bantuan data sosial ekonomi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional Desember 2026 Desil Digital Public Infrastructure digitalisasi bansos digitalisasi perlindungan sosial Disabilitas DTSEN Efisiensi Anggaran face recognition Gerakan Nasional Peduli Tetangga Gerakan Nasional Perlinsos Gus Ipul HP Android Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 Jakarta kecerdasan buatan kelayakan penerima Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Kepala Badan Pusat Statistik ketepatan sasaran Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah korupsi Kota Padang KPTDP lansia lima menit Literasi digital Luhut Binsar Pandjaitan masyarakat Menteri Komunikasi dan Digital Menteri Sosial Meutya Hafid Muhammad Qodari NIK pekan ketiga Oktober 2026 peluncuran nasional Perlinsos Digital pendaftaran pendampingan perlindungan sosial Perlinsos Digital PKH Polri Presiden Prabowo Subianto Pulau Jawa rekening masyarakat rollout Perlinsos Digital Rp127 triliun Rp200 triliun Saifullah Yusuf Sistem Penghubung Layanan Pemerintah SPLP subsidi langsung telepon pintar the invisible people TNI transaksi nontunai transparansi verifikasi

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....