Global Sumud Flotilla: Kesaksian WNI dari Penahanan Israel
- 26 Mei 2026 13:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Relawan Indonesia ungkap dugaan penyiksaan selama ditahan militer Israel dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
- Pemerintah Indonesia lakukan diplomasi intensif hingga sembilan WNI peserta Global Sumud Flotilla berhasil dipulangkan.
- Relawan meminta dunia tetap fokus pada penderitaan rakyat Palestina meski mereka telah dibebaskan dari penahanan Israel.
Satu jam sebelum melakukan tindakan fisik di laut, Kementerian Luar Negeri Israel sempat mengeluarkan peringatan keras melalui media sosial X. “Sekali lagi, sebuah provokasi demi provokasi: apa yang disebut 'armada bantuan kemanusiaan' lainnya tanpa ada bantuan kemanusiaan di dalamnya,” tulis Kementerian Luar Negeri Israel melalui akun resminya.
Pada Senin 18 Mei 2026 sekitar pukul 10.30 waktu Siprus, armada kapal sipil Global Sumud Flotilla mulai dikepung kapal perang Angkatan Laut Israel di perairan internasional sekitar 250 mil laut dari Gaza. Siaran langsung video dari situs resmi GSF memperlihatkan detik-detik mencekam ketika pasukan komando Israel dengan perlengkapan taktis lengkap mendekati kapal peserta menggunakan kapal penyerbu cepat.

Dalam video tersebut, para relawan terlihat mengenakan rompi pelampung dan mengangkat tangan saat militer Israel mendekat. Pasukan bersenjata kemudian menaiki kapal pertama di siang bolong.
Bersamaan dengan aksi pengambilalihan kapal tersebut, siaran langsung komunikasi para aktivis mendadak terputus. “Kapal-kapal militer saat ini sedang mencegat armada kami dan pasukan (Israel) menaiki kapal pertama kami di siang bolong,” tulis pihak penyelenggara GSF dalam pernyataan resminya.
“Kami menuntut jalur aman untuk misi kemanusiaan kami yang sah dan non-kekerasan. Pemerintah harus bertindak sekarang untuk menghentikan tindakan ilegal atau pembajakan ini yang dimaksudkan untuk mempertahankan pengepungan genosida Israel di Gaza.”
Hingga Senin sore, pihak penyelenggara menyebut sedikitnya 16 kapal telah dicegat dan ditangkap oleh pasukan Israel di kawasan Mediterania Timur.
|
Selanjutnya,
Kesaksian Dugaan Kekerasan Fisik dan Penyiksaan
|
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....