Global Sumud Flotilla: Kesaksian WNI dari Penahanan Israel
- 26 Mei 2026 13:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Relawan Indonesia ungkap dugaan penyiksaan selama ditahan militer Israel dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
- Pemerintah Indonesia lakukan diplomasi intensif hingga sembilan WNI peserta Global Sumud Flotilla berhasil dipulangkan.
- Relawan meminta dunia tetap fokus pada penderitaan rakyat Palestina meski mereka telah dibebaskan dari penahanan Israel.
SUASANA haru menyelimuti Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta saat sembilan Warga Negara Indonesia relawan Global Sumud Flotilla tiba di Tanah Air, Minggu 24 Mei 2026 sore. Keluarga dan relawan kemanusiaan tampak langsung menyambut kedatangan mereka dengan pelukan dan tangis haru.
Area kedatangan internasional dipadati keluarga serta simpatisan Palestina yang membawa banner bertuliskan “Selamat Datang Pejuang Kemanusiaan”. Sejumlah bendera Palestina juga tampak berkibar di sekitar terminal bersama buket bunga putih dan poster dukungan untuk para relawan.
Beberapa anggota keluarga langsung menghampiri para relawan sambil memeluk dan menyalami mereka dengan emosional. Suasana penyambutan berlangsung hangat di tengah padatnya awak media dan relawan kemanusiaan yang hadir di lokasi.
Di sekitar area kedatangan, simpatisan Palestina turut berdiri bersama keluarga sambil membawa atribut solidaritas internasional bagi Gaza. Kehadiran mereka menambah suasana dukungan terhadap perjuangan para relawan selama menjalankan misi kemanusiaan tersebut.
Kepulangan para relawan menandai berakhirnya penahanan dramatis oleh militer Israel setelah kapal bantuan Global Sumud Flotilla dicegat di perairan internasional. Setelah melalui diplomasi intensif Pemerintah Indonesia dan dukungan internasional, seluruh relawan akhirnya dibebaskan dan dipulangkan.

|
Selanjutnya,
Misi Kemanusiaan yang Berujung Penahanan
|
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....