Pemkab Jembrana dan PLN Bahas Penataan Titik Nol Negara
- 07 Agt 2026 22:07 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Pemerintah Kabupaten Jembrana menggandeng PT PLN (Persero) dalam menyiapkan penataan kawasan Titik Nol Negara. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memastikan pengembangan kawasan publik tetap didukung jaringan listrik yang aman, andal, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pembahasan mengenai penataan tersebut dilakukan saat Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama jajaran perangkat daerah berkunjung ke Kantor PLN ULP Negara, Rabu, 5 Agustus 2026.
Dalam pertemuan itu, Pemkab Jembrana dan PLN membahas kesiapan infrastruktur kelistrikan yang berada di sekitar kawasan Titik Nol Negara. Penataan jaringan hingga kemungkinan relokasi sejumlah infrastruktur listrik menjadi bagian dari pembahasan agar pengembangan kawasan dapat berjalan sesuai rencana.
Koordinasi sejak tahap awal dinilai penting untuk menghindari persoalan jaringan kelistrikan ketika pembangunan fisik kawasan mulai dilaksanakan. Selain mendukung estetika kawasan, penataan juga tetap memperhatikan keselamatan dan kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan, keandalan listrik merupakan salah satu kebutuhan penting dalam menunjang pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami mengapresiasi pelayanan PLN yang selama ini terus hadir melayani masyarakat Jembrana dengan baik. Keandalan pasokan listrik menjadi modal penting bagi pembangunan daerah," ujar Kembang.
Ia berharap komunikasi antara Pemkab Jembrana dan PLN terus diperkuat sehingga penataan Titik Nol Negara maupun sejumlah kawasan strategis lainnya dapat dilakukan secara terpadu.
Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya berkaitan dengan penataan ruang publik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyiapkan infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Dukung Pengembangan KEK Jembrana
Selain membahas Titik Nol Negara, pertemuan tersebut turut menyinggung kesiapan sistem kelistrikan untuk mendukung rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Jembrana.
Ketersediaan listrik yang stabil dan memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendukung kegiatan usaha sekaligus membuka peluang ekonomi dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Manager PLN UP3 Bali Utara, RM Dimas Adhi Prabowo, menyatakan PLN siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program strategis di Jembrana.
"PLN tidak hanya memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga, tetapi juga siap berkolaborasi mendukung setiap program strategis Pemerintah Kabupaten Jembrana," katanya.
Dimas menjelaskan, dukungan PLN dapat dilakukan melalui penataan jaringan, relokasi infrastruktur yang terdampak pembangunan, hingga penyediaan kapasitas daya sesuai kebutuhan kawasan.
Sementara itu, Manager PLN ULP Negara, I Wayan Sukarba, menilai koordinasi sejak tahap perencanaan menjadi faktor penting agar pelaksanaan pembangunan tidak mengganggu pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
Menurutnya, setiap penataan jaringan tetap akan memperhatikan aspek keselamatan ketenagalistrikan dan keandalan layanan pelanggan.
Melalui koordinasi tersebut, Pemkab Jembrana dan PLN berharap penataan Titik Nol Negara dapat menghadirkan ruang publik yang lebih tertib, nyaman, dan representatif. Pada saat yang sama, kesiapan infrastruktur kelistrikan diharapkan mampu menopang pengembangan ekonomi dan investasi Jembrana secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....