Siswa SMAN 1 Negara Raih Silver Medal di Malaysia

  • 14 Sep 2026 11:07 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara – Lima siswa SMA Negeri 1 Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, berhasil menorehkan prestasi di tingkat internasional. Mereka meraih 1st Silver Medal pada kategori Tourism and Culture dalam ajang 3rd International Student Summit (ISS) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kompetisi yang berlangsung 12–13 September 2026 tersebut mempertemukan pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara. Kegiatan diselenggarakan Sentosa Foundation bersama Entrepreneurial Development and Graduate Marketability (CEM) dan Universiti Putra Malaysia (UPM).

Kelima siswa yang membawa nama SMAN 1 Negara dan Jembrana dalam ajang tersebut yakni Ni Putu Vidya Nirmala Suwarbawa, Dewi Ayu Parwati, Jessica Putri Christian, Kevin Reign Jonathan Wang dan Putu Devanya Maheswari. Mereka mengikuti kompetisi dengan didampingi guru pembimbing Ketut Ana Kristina Okadhana.

Medali diraih melalui gagasan bertajuk “Tirta Subak: Preserving Bali’s Living Cultural Heritage Through Sustainable Tourism and Community Empowerment.” Karya tersebut mengangkat upaya pelestarian budaya Subak di tengah ancaman alih fungsi lahan pertanian dan tantangan menjaga tradisi Bali.

Gagasan para siswa itu diwujudkan dalam platform situs web interaktif. Platform tersebut dirancang untuk memberikan edukasi mengenai kebudayaan Subak, memperkenalkan ekowisata sekaligus membuka ruang pemberdayaan bagi masyarakat lokal.

Perjalanan menuju kompetisi internasional tersebut sempat menghadapi kendala pendanaan. Persoalan itu kemudian disampaikan para siswa bersama orang tua, kepala sekolah dan guru pendamping saat melakukan audiensi dengan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan.

Dukungan kemudian diberikan melalui kolaborasi Pemkab Jembrana dengan Bank BPD Bali. Kelima siswa memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta untuk mendukung kebutuhan biaya keberangkatan dan mengikuti kompetisi di Kuala Lumpur.

Salah satu anggota tim, Ni Putu Vidya Nirmala Suwarbawa, mengaku bangga dapat membawa nama Jembrana dalam ajang internasional tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan hingga tim berhasil meraih prestasi.

“Terima kasih tidak lupa kami ucapkan kepada sekolah yang selalu mendukung kami, Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Bapak Bupati Jembrana yang mendukung penuh, BPD Bali, dan semua pihak yang tidak bisa kami sebut satu persatu sehingga kami bisa sampai pada pencapaian ini,” ucap Vidya.

Raihan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian kompetisi, tetapi juga menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk berani mengembangkan gagasan yang berkaitan dengan persoalan lingkungan, budaya dan pemberdayaan masyarakat.

Karya tentang Subak yang dibawa dalam kompetisi internasional ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi generasi muda dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menjaga warisan budaya Bali di tengah perkembangan pariwisata berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....