Tantangan Pengawasan Anggaran dan Pelayanan Publik di Polres Buleleng

  • 15 Mei 2026 18:19 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Tantangan Pengawasan Anggaran
  • Pelayanan Publik
  • Polres Buleleng

RRI.CO.ID, Singaraja — Efisiensi anggaran dan pelaksanaan program makan bergizi gratis menjadi tantangan yang dihadapi Polres Buleleng sepanjang tahun 2026. Kabag Ren Polres Buleleng Komang Sudarsana mengatakan penyesuaian anggaran berdampak pada sejumlah kebutuhan operasional di lingkungan kepolisian.

Menurutnya, salah satu dampak efisiensi terlihat pada anggaran pembayaran listrik yang mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Karena ada efisiensi, beberapa kebutuhan operasional harus disesuaikan kembali dan kami melakukan koordinasi agar pelayanan tetap berjalan,” ujarnya.

Selain operasional rutin, tantangan juga muncul dalam pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur makan bergizi gratis. Pada tahap awal pelaksanaan, distribusi makanan dan kesiapan menu disebut sempat mengalami kendala.

Komang mengakui terdapat beberapa kekurangan dalam proses distribusi, terutama pada masa awal program berjalan. Namun evaluasi terus dilakukan untuk memperbaiki pelaksanaan di lapangan.

“Awal-awal memang ada beberapa kendala dalam pengiriman dan penyediaan menu, tetapi terus kami benahi melalui monitoring dan evaluasi,” katanya.

Ia menjelaskan pengawasan dilakukan secara berkala melalui monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program maupun penggunaan anggaran di setiap satuan kerja.

Menurutnya, seluruh kegiatan wajib dilengkapi laporan pertanggungjawaban agar penggunaan anggaran dapat dipantau secara transparan dan sesuai aturan.

Ia mencontohkan penggunaan anggaran perawatan kendaraan dinas yang harus disesuaikan dengan kondisi kerusakan fisik kendaraan dan bukti administrasi yang lengkap.

“Administrasi dan kondisi fisik harus sesuai supaya pertanggungjawaban jelas,” ujarnya.

Di sisi lain, Polres Buleleng juga terus berupaya menjaga kualitas pelayanan publik, termasuk pelayanan penerbitan SIM dan pelayanan kepolisian lainnya agar tetap berjalan optimal meski terdapat penyesuaian anggaran.

Komang berharap koordinasi dengan pemerintah daerah, lembaga pengawas, dan masyarakat dapat terus berjalan untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....