Realisasi Pajak Daerah Buleleng, Bapenda Genjot Optimalisasi PAD
- 20 Jul 2026 11:14 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menggencarkan optimalisasi penerimaan pajak daerah sebagai strategi memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga akhir Semester I Tahun 2026, realisasi penerimaan pajak daerah mencapai Rp164,89 miliar atau 36,66 persen dari target tahunan sebesar Rp449,76 miliar yang dibebankan kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng. Capaian tersebut menjadi evaluasi penting bagi pemerintah daerah untuk mempercepat kinerja pemungutan pajak pada semester kedua agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Realisasi penerimaan tersebut berasal dari berbagai jenis pajak daerah maupun opsen pajak yang dipungut hingga 30 Juni 2026. Meskipun secara umum menunjukkan tren positif dibanding periode sebelumnya, masih terdapat sejumlah sektor pajak yang realisasinya belum memenuhi target kinerja Triwulan II. Kondisi ini menjadi perhatian Bapenda mengingat pajak daerah merupakan salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Buleleng.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Perang Wibawa, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai langkah optimalisasi, mulai dari peningkatan kepatuhan wajib pajak, pengawasan pembayaran, hingga pendataan objek pajak secara berkelanjutan. Menurutnya, berbagai strategi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan penerimaan pada semester kedua.
"Hingga 30 Juni 2026, realisasi penerimaan pajak daerah Kabupaten Buleleng mencapai Rp164,89 miliar atau sebesar 36,66 persen dari target Rp449,76 miliar. Capaian ini berasal dari berbagai jenis pajak daerah dan opsen pajak. Memang masih ada beberapa sektor yang belum memenuhi target Triwulan II sehingga menjadi fokus kami untuk dioptimalkan pada semester berikutnya," ujar Ida Bagus Perang Wibawa.
Sementara itu, masyarakat berharap peningkatan penerimaan pajak dapat diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan yang dirasakan secara nyata. Nyoman Sudarsana menilai kesadaran masyarakat membayar pajak akan semakin meningkat apabila manfaat dari pajak tersebut dapat langsung dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami mendukung upaya pemerintah meningkatkan penerimaan pajak daerah. Namun masyarakat juga berharap hasil pembayaran pajak benar-benar kembali kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pelayanan publik yang lebih baik, dan program-program yang memberikan manfaat nyata," kata Nyoman Sudarsana.
Pemerintah Kabupaten Buleleng optimistis target penerimaan pajak daerah masih dapat dikejar pada semester kedua melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, penguatan pengawasan, serta peningkatan kesadaran wajib pajak. Optimalisasi penerimaan pajak dinilai menjadi salah satu kunci menjaga kemandirian fiskal daerah sehingga pembangunan dapat berjalan berkelanjutan tanpa bergantung sepenuhnya pada transfer pemerintah pusat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....