Cara Minum Obat yang Tepat Saat Puasa
- 05 Mar 2025 08:08 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Menjalani puasa Ramadan sering kali menimbulkan kebingungan terkait aturan minum obat. Sebab, puasa membatasi waktu makan dan minum selama kurang lebih 13 jam. Namun, ada cara yang dapat dilakukan untuk menyesuaikan konsumsi obat tanpa membatalkan puasa dikutip dari laman Alodokter.
Aturan Minum Obat Sesuai Frekuensi Konsumsi
1. Obat 1 Kali Sehari
Obat yang dikonsumsi sekali sehari dapat diminum saat sahur atau setelah berbuka.
| Baca juga: Menu Sayuran Sehat Dukung Puasa Berkualitas |
o Contoh: Obat antihipertensi (diminum saat sahur), obat maag seperti omeprazole (sebelum tidur), obat penurun kolesterol (pukul 7–9 malam), dan obat antidiabetes seperti glimepiride (saat berbuka).
2. Obat 2 Kali Sehari
Konsumsi obat dilakukan saat sahur dan berbuka puasa.
o Contoh: Obat maag seperti ranitidin (sahur dan sebelum tidur), serta obat antidiabetes metformin (berbuka dan sebelum tidur).
| Baca juga: Sayur Kaya Serat Cegah Lemas saat Puasa |
3. Obat 3 Kali Sehari
Bisa diminum saat sahur, berbuka, dan tengah malam sekitar pukul 11.
o Contoh: Captopril untuk hipertensi dapat diganti dengan lisinopril yang hanya perlu diminum sekali sehari.
4. Obat 4 Kali Sehari
Dikonsumsi saat sahur, berbuka, pukul 11 malam, dan pukul 1 dini hari. Namun, penggunaan obat dengan frekuensi ini kurang disarankan saat berpuasa, sehingga perlu konsultasi dokter untuk alternatif yang lebih praktis.
Cara Konsumsi Obat Sebelum atau Sesudah Makan
• Sebelum makan: Minum obat 30 menit sebelum sahur atau berbuka.
• Sesudah makan: Konsumsi obat setelah makan besar atau dengan camilan seperti roti jika diminum tengah malam.
Jika kamu masih bingung, konsultasikan dengan dokter untuk menyesuaikan jadwal atau mengganti obat yang lebih sesuai dengan kondisi puasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....