Kolaborasi Lintas Pihak Perkuat Bantuan Logistik untuk Korban Gempa NTT

  • 21 Agt 2026 11:13 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Dukungan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, TNI dan berbagai unsur lainnya.

Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melalui siaran persnya pada Kamis, 20 Agustus 2026 menyatakan, bantuan dihimpun dan disalurkan melalui Pos Dukungan Logistik Nasional Penanggulangan Bencana (PDB) Gempabumi NTT di Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Salah satu dukungan datang dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Tonny Harjono menyerahkan bantuan secara langsung pada Kamis (20/8). Bantuan diterima Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Dra. Andi Eviana, M.Si.

BNPB mencatat total bantuan dari TNI AU mencapai 34,38 ton. Sebanyak 17 ton telah diberangkatkan menuju wilayah terdampak, sementara 17,38 ton lainnya disimpan sebagai cadangan untuk mendukung distribusi berikutnya.

Bantuan yang telah dikirim terdiri atas sembako, beras, terpal dan pakaian. Di antaranya 550 paket sembako dengan berat sekitar 4,2 ton, 2,5 ton beras, serta terpal dan pakaian sekitar 1,8 ton. Selain itu, terdapat 950 paket sembako dengan berat sekitar 8,5 ton.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Bantuan tersebut dihimpun dari sejumlah perangkat daerah dan lembaga di lingkungan Pemprov DKI untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Bantuan mencakup makanan siap saji, biskuit, air mineral, kasur, bantal, selimut, family kit, terpal, perlengkapan anak hingga kebutuhan kesehatan.

BPBD DKI Jakarta menyalurkan antara lain 1.750 paket makanan dan air mineral serta 4.000 unit perlengkapan berupa kasur, bantal, selimut, family kit, terpal, karung dan kidsware. Dinas Sosial DKI turut memberikan 1.350 paket makanan dan air mineral serta 1.000 lembar terpal atau tenda gulung.

Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta memberikan dukungan berupa cairan infus dan antiseptik untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat terdampak.

Bantuan pangan juga dihimpun Baznas Provinsi DKI Jakarta, berupa sarden, kornet, biskuit bayi, bubur bayi, bubur instan, mi instan dan rendang. Untuk kebutuhan air, PAM Jaya menyediakan 200 unit toren berkapasitas 300 liter.

BNPB memastikan mobilisasi bantuan didukung armada dan personel untuk menjaga kelancaran distribusi dari titik logistik menuju wilayah terdampak.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok bantuan kemanusiaan agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara cepat, tepat sasaran dan sesuai kondisi di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....