Kemenag Buleleng Perkuat Penyuluhan Lintas Agama di Era Digital
- 17 Agt 2026 10:38 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng terus memperkuat penyuluhan lintas agama sebagai upaya menjaga kualitas kehidupan beragama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi. Penguatan pembinaan dilakukan dengan melibatkan penyuluh dari berbagai agama untuk memberikan pemahaman, pencerahan, dan edukasi kepada masyarakat. Langkah ini dinilai penting agar kemajuan teknologi tetap diimbangi dengan penguatan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, I Gede Sumarawan, mengatakan perkembangan teknologi dan informasi telah membawa perubahan yang begitu cepat dalam kehidupan masyarakat. Kondisi tersebut membuat masyarakat membutuhkan pondasi yang kuat agar mampu menyikapi berbagai informasi dan perubahan secara bijak. Menurutnya, agama memiliki peran penting sebagai landasan dalam menghadapi perkembangan zaman.
Sumarawan menjelaskan, peningkatan kualitas kehidupan beragama merupakan salah satu bagian penting dari tugas Kementerian Agama. Selain bidang pendidikan agama dan tata kelola pemerintahan, Kemenag secara berkelanjutan menjalankan penyuluhan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap kehidupan beragama.
"Seiring dengan kemajuan zaman, teknologi serta informasi yang berkembang sedemikian pesat, agama menjadi satu pondasi ataupun satu benteng yang memang harus dikedepankan," ujarnya pada 4 Agustus 2026.
Penguatan penyuluhan tersebut tidak hanya dilakukan melalui pendekatan satu agama, tetapi juga melibatkan penyuluh lintas agama. Para penyuluh menjalankan tugas memberikan pembinaan dan pencerahan kepada umat sesuai dengan bidang masing-masing. Pola tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus menjaga hubungan harmonis di tengah keberagaman Kabupaten Buleleng.
Menurut Sumarawan, keberagaman masyarakat merupakan kondisi yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia. Karena itu, perbedaan harus dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi sumber konflik di tengah masyarakat. Penyuluhan lintas agama menjadi salah satu instrumen untuk membangun kesadaran bahwa setiap perbedaan dapat menjadi kekuatan apabila disikapi dengan saling menghormati.
Kemenag Buleleng juga menilai perkembangan teknologi membawa tantangan tersendiri dalam kehidupan beragama. Arus informasi yang begitu cepat memungkinkan masyarakat menerima berbagai informasi tanpa selalu memiliki kemampuan untuk memilah dan menyikapinya secara tepat. Karena itu, penguatan pemahaman agama dinilai perlu berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi agar masyarakat memiliki pegangan dalam menghadapi berbagai perubahan.
Sumarawan menegaskan, upaya menjaga kehidupan beragama tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah atau Kementerian Agama. Kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan pembinaan yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata.
"Kami di Kementerian Agama dengan beberapa jajaran, termasuk para penyuluh lintas agama, senantiasa melaksanakan penyuluhan dan pembinaan dengan harapan kualitas kehidupan beragama serta kerukunan umat beragama di Kabupaten Buleleng bisa terus terjaga dan terawat," katanya.
Selain meningkatkan pemahaman keagamaan, penyuluhan lintas agama juga diarahkan untuk memperkuat kerukunan masyarakat. Kemenag Buleleng memandang kehidupan yang rukun menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai gangguan, tantangan, maupun ancaman yang dapat muncul di tengah masyarakat. Dengan komunikasi dan pembinaan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin mampu menjadikan perbedaan sebagai ruang untuk saling melengkapi.
Ke depan, penguatan penyuluhan lintas agama diharapkan mampu menjangkau semakin banyak lapisan masyarakat, terutama di tengah perubahan pola komunikasi akibat perkembangan teknologi digital. Kemenag Buleleng ingin nilai-nilai agama tetap menjadi bagian penting dalam membentuk masyarakat yang damai, toleran, dan mampu menyikapi perkembangan zaman secara bijaksana. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari menjaga kehidupan beragama dan kerukunan di Kabupaten Buleleng.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....