Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Jadi Investasi Kesehatan Siswa
- 15 Mar 2026 14:04 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterapkan di sejumlah sekolah dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas belajar siswa.
Wakil Kepala Humas SMA Negeri 1 Singaraja, Ni Putu Rahayu, mengatakan pemenuhan gizi yang baik memiliki peran besar dalam menunjang konsentrasi belajar serta daya tahan tubuh siswa di sekolah.
Menurutnya, meskipun program tersebut baru berjalan sekitar tiga setengah bulan, dampak awal sudah mulai terlihat, terutama dari sisi kondisi kesehatan siswa.
“Memang belum bisa diukur secara signifikan karena waktunya masih singkat. Namun secara umum kami melihat kondisi kesehatan siswa cukup baik sehingga mereka bisa mengikuti proses belajar dengan lebih optimal,” katanya.
Ia menilai menu yang diberikan dalam program MBG sudah cukup seimbang, dengan kombinasi karbohidrat, protein, sayur, dan buah yang mendukung kebutuhan gizi remaja.
Selain itu, sekolah juga memberikan edukasi kepada siswa agar lebih memahami pentingnya pola makan sehat sebagai investasi kesehatan jangka panjang.
“Kami selalu mengingatkan bahwa apa yang dimakan hari ini akan berpengaruh pada kesehatan mereka di masa depan,” ujarnya.
Meski demikian, program MBG juga memunculkan sejumlah masukan dari masyarakat. Salah satunya terkait dampak terhadap pedagang makanan di sekitar sekolah yang mengalami penurunan penjualan.
Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah menilai tujuan utama program tetap harus diprioritaskan, yakni menjaga kesehatan siswa.
Menurut Rahayu, aktivitas kantin sekolah masih tetap berjalan karena siswa tetap membeli makanan tambahan setelah jam makan MBG.
“Kalau dilihat dari sisi bisnis mungkin ada penurunan, tetapi misi utama program ini adalah kesehatan anak-anak. Kantin tetap berjalan karena siswa masih berbelanja pada jam istirahat berikutnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara sekolah dan penyedia layanan makanan agar setiap kendala di lapangan dapat segera ditangani.
Rahayu berharap program MBG ke depan dapat diperluas sehingga sekolah-sekolah di wilayah lain, termasuk daerah pinggiran, juga dapat memperoleh manfaat yang sama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....