BGN Pertimbangkan Penyesuaian Penerima MBG Mulai 2027

  • 18 Jun 2026 17:31 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Makan Bergizi Gratis
  • MBG
  • Badan Gizi Nasional
  • BGN
  • Penerima MBG 2027
  • Ibu Hamil
  • Ibu Menyusui
  • Balita
  • Anak Usia Dini
  • Stunting

RRI.CO.ID, Singaraja – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mengkaji penyesuaian sasaran penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang direncanakan mulai diterapkan pada tahun 2027. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bantuan gizi dapat diberikan secara lebih tepat sasaran kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Meski Program MBG memperoleh pagu indikatif anggaran sebesar Rp270,2 triliun dan ditargetkan menjangkau sekitar 81,5 juta penerima manfaat, BGN menilai evaluasi berkala tetap diperlukan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program. Evaluasi tersebut mencakup peninjauan kembali kelompok penerima manfaat agar anggaran yang dialokasikan dapat memberikan dampak yang lebih optimal terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Dalam skema yang saat ini sedang dibahas, kelompok yang akan menjadi prioritas utama penerima manfaat MBG meliputi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta anak usia dini. Kelompok tersebut dinilai memiliki kebutuhan gizi yang lebih mendesak karena berhubungan langsung dengan masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat menentukan kualitas kesehatan di masa depan.

Kebijakan tersebut juga sejalan dengan target pemerintah untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. Selain itu, pemenuhan kebutuhan gizi sejak masa kehamilan hingga usia dini dianggap sebagai langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

BGN memperkirakan jumlah penerima manfaat program berpotensi berkurang sekitar 8 juta orang dibandingkan target awal. Salah satu kelompok yang saat ini sedang dievaluasi adalah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Dalam kajian yang berlangsung, terdapat kemungkinan tidak seluruh siswa SMA akan tetap menjadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis pada tahun-tahun mendatang.

Meski demikian, BGN menegaskan bahwa pembahasan mengenai penyesuaian sasaran masih berada dalam tahap kajian dan koordinasi bersama kementerian serta lembaga terkait. Keputusan final mengenai perubahan kelompok penerima manfaat akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kebutuhan gizi masyarakat, efektivitas penggunaan anggaran, serta tujuan jangka panjang pembangunan kesehatan nasional.

Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi salah satu program prioritas dalam upaya meningkatkan status gizi masyarakat Indonesia. Melalui penyesuaian sasaran yang lebih terarah, diharapkan manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh kelompok rentan yang membutuhkan intervensi gizi secara langsung.

BGN menilai efisiensi dan ketepatan sasaran merupakan faktor penting dalam pelaksanaan program berskala nasional tersebut. Dengan anggaran yang besar, pemerintah berharap setiap rupiah yang dialokasikan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak sebagai generasi penerus bangsa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....