DPRK dan PLN Bahas Solusi Pemadaman Listrik Waropen
- 09 Okt 2025 17:28 WIB
- Serui
KBRN, Waropen : Berlangsung di Ruang Rapat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten DPRK waropen, Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan Pemimpin dan Anggota DPRK Waropen Komisi B serta Unit Layanan Pelanggan ULP PT. PLN. Waropen dan Pemerintah Daerah waropen melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop) waropen, tentang kerap terjadi pemadaman listrik di kabupaten waropen mengakibatkan masyarakat resah.
Ketua DPRK Waropen Yenike.S.K.Dipan S. Sos menuturkan, pertemuan DPRK dan ULP PT.PLN serta pemerintah daerah membahas berbagai persoalan teknis yang menjadi penyebab utama seringnya listrik padam di Waropen. Salah satunya adalah keterbatasan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Operasional mesin pembangkit listrik. Selain itu, masih terdapat kendala dalam penyediaan dan penampungan BBM yang memerlukan penyelesaian teknis agar dapat digunakan secara maksimal."(9/10/2025)
Yenike menegaskan, aset kelistrikan di Kabupaten Waropen saat ini sebagian besar — sekitar 70 persen — masih merupakan aset milik Pemerintah Daerah, sedangkan 30 persen menjadi tanggung jawab PLN. Karena itu, pemerintah berencana melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan PLN terkait pelimpahan kewenangan penuh dalam pengelolaan operasional listrik. “Masyarakat membayar token setiap hari, sehingga mereka berhak mendapat pelayanan listrik yang baik tanpa sering padam. Ucapnya
Sementara itu, Manager ULP PT. PLN Waropen Geisler Ronsumbre menjelaskan, pemadaman juga disebabkan oleh keterlambatan transportasi BBM dari Serui ke waropen akibat kendala operasional dari pihak Stransportir. Namun, pihak PLN telah berkoordinasi dengan PT. Graha Persada Papua Mandiri (GPPM) agar pengiriman BBM dapat segera dilakukan. Geisler menambahkan, biaya transportasi BBM ditanggung oleh Pemerintah Daerah Waropen melalui Dinas Perindagkop.
Geisler menyebutkan, saat ini PLN Waropen mengoperasikan 6 (Enam) Unit mesin pembangkit, 4 (Empat) di antaranya merupakan aset Pemda. Dari jumlah itu, 2 (Dua) mesin sudah rusak total, 2 (Dua) beroperasi normal, dan 1 (satu) sempat mengalami gangguan karena kehabisan oli namun kini sudah berfungsi kembali. Selain itu, PLN juga menggunakan 3 (tiga) unit genset mobile, dua di antaranya masih beroperasi, sementara satu dalam perbaikan
Pemerintah Kabupaten Waropen melalui Kepala Dinas Perindagkop Waropen Bahrudin, S.E. mengatakan, pihaknya telah menyiapkan dana sekitar Rp3.960.000.000 untuk mendukung penyediaan BBM bagi kebutuhan listrik. Pemda menunjuk PT. GPPM sebagai pihak transportasi yang bertugas mendistribusikan BBM dari Serui ke waropen, 1 (Satu) kali memuat BBM ke waropen yaitu 30 Ton untuk digunakan dalam 3 hari , dalam 1 bulan angkutan BBM sekitar 10 hingga 11 kali tergantung kondisi cuaca laut. “Pemda hanya menanggung biaya transportasi, sedangkan BBM disediakan oleh ULP PT. PLN."Ujarnya
Bahrudin menegaskan, ketersediaan BBM akan terus diupayakan untuk menjamin pasokan listrik terutama menjelang hari-hari besar keagamaan, di mana kebutuhan listrik masyarakat meningkat. Pemerintah berharap, dengan adanya sinergi antara Pemda dan PLN, permasalahan pemadaman listrik di waropen dapat segera teratasi sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih maksimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....