PLN Serui Imbau Warga Pasang Umbul-Umbul Piala Dunia Jauh dari Jaringan Listrik

  • 13 Jun 2026 16:21 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - PT. PLN ULP Serui mengimbau masyarakat agar memperhatikan aspek keselamatan saat memasang umbul-umbul dalam rangka memeriahkan Piala Dunia 2026. Imbauan tersebut disampaikan Team Leader K3L PT. PLN ULP Serui, Ahmad Shoim Jaya Maliki, saat ditemui di Kantor PLN Serui, Jumat 12 Juni 2026.

Menurut Ahmad, semarak Piala Dunia yang ditandai dengan pemasangan umbul-umbul di berbagai lokasi perlu tetap memperhatikan keberadaan jaringan listrik. Ia mengatakan masih ditemukan umbul-umbul yang dipasang terlalu dekat dengan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM).

Baca Juga: Konvoi Bersama Fans Piala Dunia 2026 Semarakkan Kota Serui

“Sekarang lagi musim semarak Piala Dunia, masyarakat banyak yang memasang umbul-umbul dekat dengan SUTM dan itu pastinya berdampak terhadap sistem kelistrikan yang ada di Kepulauan Yapen,” ujarnya.

PLN meminta seluruh pihak, baik instansi pemerintah, TNI, Polri terutama masyarakat, untuk bersama-sama menjaga keamanan sistem kelistrikan. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah memastikan pemasangan umbul-umbul tidak berada terlalu dekat dengan jaringan listrik.

“Tidak memasang umbul-umbul itu jarak minimal 3 meter di bawah atau di sebelah samping jaringan, agar sistem kelistrikan kita tetap aman,” kata Ahmad Shoim.

Baca Juga: KRYD Polres Yapen Jaring 53 Kendaraan, 29 Pelanggar Disidang di Tempat

Ia menjelaskan, pengalaman pada beberapa periode sebelumnya menunjukkan masih ada masyarakat yang memasang umbul-umbul melebihi batas aman. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu jaringan listrik dan menyebabkan gangguan pelayanan kepada pelanggan.

“Impact-nya sangat besar untuk PLN, bisa berdampak pemadaman meluas sehingga terjadi pemadaman di daerah Kepulauan Yapen,” ungkapnya.

Meski demikian, PLN tetap mendukung antusiasme masyarakat dalam menyambut dan memeriahkan ajang Piala Dunia. Namun, masyarakat diharapkan tetap mengutamakan keselamatan dengan menjauhkan berbagai atribut perayaan dari jaringan listrik.

Baca Juga: Waadefai Cup II Angkat Seni Budaya Bahari Khas Yapen

“Semarak Piala Dunia kami dukung, tapi alangkah lebih baiknya jika memasang umbul-umbul atau alat lainnya menjauhi SUTM yang berbahaya bagi keselamatan dan kelistrikan,” tuturnya.

Terkait penegakan aturan, Ahmad Shoim mengatakan hingga saat ini PLN lebih mengedepankan pendekatan persuasif dibandingkan pemberian sanksi. Petugas di lapangan terus melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai risiko yang dapat ditimbulkan apabila pemasangan umbul-umbul dilakukan terlalu dekat dengan jaringan listrik.

Baca Juga: Pemkab Yapen Dukung Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini

“Selama ini kami datang ke lapangan, menghampiri masyarakat dan memberikan penjelasan yang mudah dipahami supaya mereka bisa menerima penyampaian kami,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....