Komisi C DPRK Yapen Hadirkan Solusi, Persoalan Guru di Ambai Diselesaikan
- 08 Jun 2026 15:48 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui – Anggota DPRK Kepulauan Yapen Komisi C, Rian Hendrik, menggelar pertemuan bersama guru sekolah, orang tua murid, Plt. Kepala Bidang SD, Kepala Kampung, Guru Pengajar dari Yayasan Tangan Pengharapan, di Kampung Ambai I, Distrik Kepulauan Ambai, guna membahas permasalahan yang terjadi antara guru sekolah dan guru dari Yayasan Tangan Pengharapan terkait jadwal proses belajar mengajar.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat menyelesaikan persoalan yang selama ini terjadi melalui pertemuan demi kelancaran kegiatan pendidikan di sekolah.Sabtu 6 Juni 2026.
Wakil Ketua Komisi C DPRK Kepulauan Yapen, Rian Hendrik, mengatakan bahwa permasalahan yang muncul antara guru sekolah dan guru Yayasan Tangan Pengharapan telah diselesaikan secara baik melalui musyawarah bersama.
"Pertemuan ini dilakukan untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Setelah mendengar masukan dari guru, orang tua murid, pemerintah kampung, dan pihak yayasan, seluruh permasalahan yang terjadi telah diselesaikan dengan baik. Jika di kemudian hari terjadi kesalahpahaman yang sama, maka akan dilakukan evaluasi bersama agar proses belajar mengajar tetap berjalan lancar," ujar Rian Hendrik.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan guru dari Yayasan Tangan Pengharapan bertujuan membantu meningkatkan pelayanan pendidikan bagi para siswa sehingga diperlukan kerja sama yang baik antara seluruh tenaga pengajar.
Sementara itu, Kepala Kampung Imboriawa, Irvin Waromi, menyampaikan bahwa permasalahan yang terjadi antara kedua pihak pada dasarnya dipicu oleh kesalahpahaman terkait pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah.
"Dari hasil pertemuan ini dapat disimpulkan bahwa persoalan yang terjadi lebih disebabkan oleh miskomunikasi antara guru sekolah dan guru dari Yayasan Tangan Pengharapan. Kami berharap setelah adanya kesepakatan bersama, semua pihak dapat saling mendukung demi kepentingan pendidikan anak-anak di kampung ini," kata Irvin Waromi.
Ia menambahkan bahwa pemerintah kampung mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan berharap kerja sama antara pihak sekolah dan Yayasan Tangan Pengharapan dapat terus terjalin dengan baik.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antara guru sekolah, guru Yayasan Tangan Pengharapan, pemerintah kampung, serta orang tua murid guna menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi para siswa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....