Cegah Kasus Baru, Pemko Padang Panjang Gelar Pekan Zero New Stunting

  • 23 Jul 2026 08:13 WIB
  •  Padang
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Padang Panjang melaksanakan Pekan Zero New Stunting pada 21-23 Juli 2026 di Aula Mifan sebagai komitmen strategis percepatan penurunan angka stunting.
  • Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Allex Saputra dengan tema Bersama Cetak Generasi Tangguh Bebas Stunting yang melibatkan intervensi terpadu pencegahan kasus stunting baru.
  • Program ini diprakarsai oleh Dinas Kesehatan Padang Panjang sebagai bagian dari upaya komprehensif memperkuat komitmen daerah dalam mengatasi masalah stunting.

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui kegiatan Pekan Zero New Stunting di Aula Mifan, Rabu 22 Juli 2026. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Allex Saputra ini menjadi langkah strategis daerah dalam mencegah munculnya kasus stunting baru di Padang Panjang.

Kegiatan dengan tema "Bersama Cetak Generasi Tangguh Bebas Stunting", yang diprakarsai Dinas Kesehatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 21–23 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya mencegah munculnya kasus baru stunting melalui intervensi terpadu.

Dalam sambutannya, Wawako Allex menegaskan, stunting merupakan tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia yang harus ditangani secara bersama-sama.

"Saya berharap dan berdoa semoga ke depan tidak ada lagi balita di Padang Panjang yang mengalami stunting. Ini merupakan komitmen kita bersama untuk mewujudkan generasi yang sehat dan bebas dari stunting," ujarnya.

Menurut Allex, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tersedianya infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan.

"Pembangunan yang sesungguhnya adalah ketika kita memiliki program nyata agar tidak ada lagi anak-anak kita yang stunting. Anak yang sehat, cerdas, dan tangguh merupakan pondasi utama bagi terwujudnya Padang Panjang yang maju," tambahnya.

Ia menekankan, penanganan stunting memerlukan kolaborasi lintas sektor karena dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kesehatan, gizi, sanitasi, hingga pola pengasuhan.

"Penanganan stunting membutuhkan dukungan dan kerja sama semua pihak. Mari kita berikan yang terbaik untuk anak-anak kita agar lahir generasi yang tangguh dan bebas stunting," pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Sonya Themiarto menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan mencegah lahirnya kasus baru stunting melalui intervensi yang menyasar kelompok prioritas.

"Hari pertama diisi kelas edukasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi ibu hamil. Hari kedua dilaksanakan edukasi dan demonstrasi pembuatan MPASI bagi ibu dan balita. Sedangkan hari ketiga diisi aksi minum Tablet Tambah Darah bagi remaja putri serta talkshow pencegahan anemia," jelasnya.

Peserta kegiatan terdiri atas ibu hamil, ibu balita dari puskesmas dan posyandu, remaja putri tingkat SMP dan SMA, serta kader kesehatan se-Kota Padang Panjang.

Melalui kegiatan ini, Pemko berharap upaya pencegahan stunting semakin optimal sehingga target Zero New Stunting dapat tercapai dan terwujud generasi yang sehat, cerdas, serta berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....