Pemko Padang Perkuat Drainase untuk Kurangi Risiko Banjir

  • 10 Agt 2026 17:54 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sistem drainase sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko genangan dan banjir susulan setelah bencana yang melanda sejumlah wilayah pada awal Agustus 2026. Perbaikan infrastruktur tersebut juga diarahkan untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat serta memperkuat ketahanan kawasan terhadap bencana.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Malvi Hendri mengatakan, pemulihan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah setelah banjir. Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak dan disesuaikan dengan kewenangan Pemerintah Kota Padang.

"Tugas kita bukan sekadar membangun kembali apa yang rusak, melainkan memastikan bahwa infrastruktur, ekonomi, dan kehidupan sosial warga terbangun lebih baik. Apalagi tanggal 3 Agustus kemarin kita baru saja diuji kembali dengan bencana banjir, kita tetap berkolaborasi dengan berbagai pihak dan bertahap akan kita perbaiki satu-persatu sesuai kewenangan Pemerintah Kota Padang," katanya di Padang, Senin, 10 Agustus 2026.

Salah satu infrastruktur yang dipulihkan yakni sistem saluran air di kawasan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo. Pemerintah Kota Padang melalui Dinas PUPR melakukan Rehabilitasi Drainase Paket 11 untuk mengembalikan fungsi saluran yang terdampak.

Rehabilitasi tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan kembali aliran air sehingga dapat mengurangi potensi terjadinya genangan di kawasan permukiman. Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari penanganan pascabanjir yang dilakukan Pemko Padang secara bertahap.

Menurut Malvi, pemulihan fasilitas publik tidak hanya berkaitan dengan perbaikan kerusakan fisik. Infrastruktur yang kembali berfungsi dengan baik diharapkan mampu mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat serta meningkatkan keamanan warga.

Upaya perbaikan juga dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan kawasan dan kondisi infrastruktur setelah bencana. Pemerintah daerah terus melakukan pemetaan terhadap fasilitas yang membutuhkan penanganan agar proses pemulihan dapat dilakukan secara lebih terarah.

“Pemko Padang menargetkan perbaikan infrastruktur terdampak dapat terus dilanjutkan secara bertahap sesuai tingkat kebutuhan dan kewenangan pemerintah daerah. Selain pemulihan, penguatan infrastruktur diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun kawasan yang lebih siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....