UNP Perkuat UMKM Nagari Salayo dengan Literasi Kewirausahaan

  • 27 Agt 2026 02:17 WIB
  •  Padang

KBRN, Solok – Universitas Negeri Padang (UNP) mendorong pelaku UMKM di Nagari Salayo, Kabupaten Solok, untuk mengembangkan potensi lokal menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan memperkuat literasi kreatif, mentalitas kewirausahaan, serta pemanfaatan ekonomi digital secara berkelanjutan.

Kegiatan diketuai oleh Herlin Triana, M.Hum., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Herlin mengatakan, kegiatan yang diikuti sekitar 15 pelaku UMKM tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Melalui kegiatan ini, dosen UNP memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri, kreatif, dan berkelanjutan,” ucapnya, Rabu, 26 Agustus 2026.

Herlin menjelaskan, kegiatan yang mengusung tema “Pelatihan Sosial Ekonomi melalui Penguatan Literasi Kreatif, Mentalitas Kewirausahaan, dan Ekonomi Digital Berkelanjutan” dilaksanakan pada 15 dan 16 Juli 2026. Kegiatan turut melibatkan tim pengabdian yang terdiri dari Arif Budiman, M.Kom., Diantri Seprina, S.S., M.Hum., Dr. Vivi Indriyani, M.Pd., Delsy Arma Putri, M.Pd., dan Salmaini Safitri, M.Pd. Selain itu, tim juga melibatkan unsur mahasiswa, yakni Nur Husna Putri dan Nadhisya Dwi Azzahra, yang turut membantu kelancaran kegiatan serta mendampingi peserta selama rangkaian pelatihan dan praktik.

Materi pertama disampaikan Dr. Zulfikarni, M.Pd. mengenai konsep dasar kewirausahaan. Peserta diajak memahami pentingnya membangun mentalitas seorang wirausaha, termasuk kemampuan melihat dan memanfaatkan peluang usaha yang ada di lingkungan sekitar.

Selanjutnya, Delsy Arma Putri, M.Pd. menyampaikan materi berjudul “Membaca Kekayaan Nagari, Menulis yang Menjual”. Peserta diajak mengenali berbagai potensi Nagari Salayo, mulai dari kekayaan alam, budaya, hingga produk lokal yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan dan memiliki nilai jual.

Sementara itu, materi terakhir disampaikan Arif Budiman, M.Kom. dengan tema “Meningkatkan Ekonomi UMKM melalui Kemasan Produk dan Jasa”. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya kemasan sebagai identitas produk sekaligus bagian dari strategi pemasaran untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing UMKM, terutama di era digital.

Tidak hanya mendapatkan materi, peserta juga mengikuti praktik pembuatan logo sebagai bagian dari pembentukan identitas visual usaha. Melalui praktik tersebut, peserta belajar membuat logo yang sederhana, menarik, dan mudah diingat sehingga dapat memperkuat citra produk serta meningkatkan kepercayaan konsumen.

Suasana pelatihan berlangsung antusias. Diskusi interaktif, sesi tanya jawab, hingga praktik langsung menunjukkan semangat para pelaku UMKM untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan usaha yang mereka miliki.

Di akhir kegiatan, Tim Pengabdian UNP membentuk Tim UMKM Nagari Salayo yang bernama Bumi Sakato Salayo sebagai wadah untuk memperkuat koordinasi dan pengembangan usaha masyarakat. Selain itu, Tim Pengabdian UNP juga memberikan bantuan berupa alat bantu berwirausaha yang diharapkan dapat mendukung aktivitas produksi dan pengembangan usaha UMKM setempat.

Kegiatan Pengabdian UNP Berdampak yang didanai melalui RKAT UNP ini menjadi salah satu upaya mendukung pembangunan berkelanjutan dengan pendekatan multidisiplin. Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan terus terbangun dalam mengembangkan potensi daerah, menciptakan inovasi, serta mewujudkan ekonomi masyarakat yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....