Mahasiswa KKN UNP Dorong UMKM Sikakap Masuk Pasar Digital
- 24 Agt 2026 04:11 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) di Desa Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, mendorong pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan peluang usaha. Upaya tersebut dilakukan melalui program unggulan Akselerasi Ekonomi Desa: Pendampingan UMKM Berbasis Digital pada 22 dan 29 Juli serta 4 Agustus 2026.
Program tersebut dilaksanakan dengan melihat potensi Desa Sikakap yang berada dekat pelabuhan dan menjadi salah satu pusat keramaian serta aktivitas ekonomi di Kecamatan Sikakap. Mobilitas masyarakat dan perdagangan yang cukup tinggi dinilai menjadi peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang, namun masih terdapat keterbatasan pengetahuan dalam memanfaatkan teknologi digital.
Pendampingan terutama menyasar ibu-ibu yang mengikuti kegiatan BKMT Desa Sikakap dan telah memiliki maupun berpotensi mengembangkan usaha. Mahasiswa memberikan pengetahuan mengenai pemasaran digital, mulai dari membangun identitas produk, membuat konten, hingga memanfaatkan media sosial dan platform perdagangan daring.
Salah satu materi yang diberikan Sahra Hardica dan Bunga Ramadhani adalah membangun personal branding produk melalui media sosial. Peserta juga diajarkan teknik sederhana memotret produk dengan memperhatikan angle, komposisi, dan pencahayaan agar tampilan produk lebih menarik saat dipasarkan melalui smartphone.
Selain itu, peserta dikenalkan dengan strategi menentukan waktu unggah konten serta pemanfaatan TikTok Shop, termasuk fitur keranjang kuning, dan platform Shopee. Mahasiswa berharap pemanfaatan platform tersebut tidak hanya membantu memperkenalkan produk, tetapi juga membuka peluang penjualan dan sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.
Mahasiswa KKN Sikakap, Suci Setiawaty, mengatakan kegiatan tersebut diawali dengan pengenalan UMKM dan manfaat digitalisasi dalam memperluas jangkauan pemasaran. “Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai apa itu UMKM dan bagaimana digitalisasi dapat membantu UMKM memperluas jangkauan pemasaran serta meningkatkan peluang usaha,” kata Suci.
Menurut Suci, peserta kemudian mempraktikkan penggunaan media sosial untuk mendukung digitalisasi UMKM, termasuk membuat dan mengelola konten serta mempromosikan produk. Ia menyebut peserta juga diberikan pemahaman mengenai personal branding agar mampu memperkenalkan diri dan usaha secara lebih baik kepada calon konsumen.
Pendamping desa sekaligus pengurus BKMT Desa Sikakap, Farida Hanum, menyambut positif kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan kepada masyarakat mengenal teknologi digital untuk pengembangan usaha. Sementara itu, Suci menyebut peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif bertanya, berdiskusi, dan mencoba langsung berbagai keterampilan yang diberikan selama tiga kali pertemuan.
Program pendampingan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan KKN, tetapi dapat diterapkan masyarakat untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Dengan posisi strategis Desa Sikakap dan statusnya sebagai desa mandiri berdasarkan Indeks Desa Membangun, penguatan kapasitas digital dinilai dapat membantu UMKM lokal memperluas pasar dari tingkat lokal hingga menjangkau konsumen yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....