DJPb Sumbar dan Pemprov Perkuat Daya Saing UMKM melalui Pelatihan Kewirausahaan

  • 15 Jul 2026 12:59 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Barat mengikuti pelatihan kewirausahaan yang digelar Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Barat (Sumbar) berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) serta sejumlah mitra lainnya. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM agar mampu bersaing dan mengembangkan usaha.

“Kegiatan pelatihan ini kita berkolaborasi dengan Pemprov melalui Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Barat. Lalu juga ada BPJS Ketenagakerjaan, BRI, dan banyak mitra lainnya,” ujar Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sumbar, Mohammad Dody Fachrudin, kepada RRI Padang usai membuka kegiatan di lantai tiga gedung DJPb setempat, Rabu 15 Juli 2026.

Dody menjelaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari program pendampingan berkelanjutan bagi UMKM. Menurutnya, pelaku usaha perlu dipersiapkan untuk menghadapi pasar yang semakin terbuka dengan memahami kebutuhan konsumen dan meningkatkan kualitas produk.

"Targetnya UMKM naik kelas. Mereka harus siap menghadapi pasar yang lebih luas dan mampu menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan serupa telah beberapa kali dilaksanakan, tetapi kali ini jumlah peserta menjadi yang terbanyak. Antusias pelaku UMKM juga cukup tinggi sehingga masih banyak yang belum dapat terakomodasi.

“Ini peserta ada sekitar 200an orang. Peserta sangat antusias mengikutinya tidak hanya dari Kota Padang tetapi juga ada daerah lain seperti Maninjau dan Pasaman Barat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar Endrizal, menyebutkan pelatihan ini menjadi salah satu upaya mendorong peningkatan kualitas sekitar 740.347 UMKM yang tersebar di daerah ini. Sasaran akhirnya adalah meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja.

“Materi pelatihan meliputi peningkatan kualitas produk, pengemasan, pemasaran digital, hingga asesmen usaha. Peserta juga mendapatkan arahan mengenai akses pembiayaan melalui perbankan agar memiliki modal yang cukup untuk mengembangkan usahanya,” kata Endrizal.

Selain memperkuat pasar domestik, Pemprov Sumbar, sebut Endrizal juga mulai mengarahkan UMKM berorientasi ekspor. Pelaku usaha akan didampingi agar memenuhi standar pasar global, termasuk memperoleh dokumen asal barang dan memanfaatkan kerja sama logistik yang dapat menekan biaya pengiriman produk ke luar negeri.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan, pelatihan kewirausahaan ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak UMKM yang naik kelas. Selain itu juga memiliki daya saing tinggi, serta mampu menembus pasar nasional hingga internasional,” katanya.

Peserta Pelatihan Kewirausahaan asal Kota Padang Anrita merasa bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Sebab mendapatkan banyak pengetahuan sekaligus bisa mendukung UMKM agar naik kelas.

“Say memproduksi bawang goreng dan keripik kentang. Kami berharap agar pelatihan bagi UMKM terus diperbanyak. Kemudian juga mempermudah akses permodalan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....