Bupati: Madya Award Bukan Sekadar Penghargaan, Penerima Harus Jadi Penggerak
- 04 Agt 2026 12:00 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan Madya Award 2026 bukan sekadar ajang pemberian penghargaan, melainkan momentum melahirkan anak-anak muda yang mampu menjadi penggerak pembangunan dan sumber inspirasi bagi kemajuan Kabupaten Bulungan.
Penegasan itu disampaikan Syarwani usai menghadiri Malam Anugerah Piala Madya Award 2026, Senin (3/8/2026) malam.
Sebanyak 10 anak muda menerima penghargaan setelah melalui proses penilaian, dan diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi masyarakat, bukan berhenti pada seremoni penghargaan.
| Baca juga: OPD "Wajib" Gunakan AMDK Kayanku |
Menurut Syarwani, Madya Award menjadi bukti bahwa Bulungan memiliki banyak potensi generasi muda yang layak mendapat ruang untuk berkembang.
Potensi tersebut harus dikelola, dibina, dan disinergikan agar mampu menjadi kekuatan dalam mempercepat pembangunan daerah.
"Ini harus kita berikan apresiasi. Kegiatan seperti ini sangat positif karena memastikan bahwa kita memiliki potensi anak-anak muda di Kabupaten Bulungan. Kalau potensi ini mampu kita kelola, kita organisir, dan kita sinergikan, maka mereka akan memberikan kontribusi nyata yang berdampak luas terhadap kemajuan Kabupaten Bulungan," kata Syarwani.
Ia menegaskan, generasi muda bukan hanya penerus, tetapi juga pelaku utama pembangunan.
Karena itu, keberlanjutan pembangunan daerah sangat bergantung pada kesiapan anak muda dalam melanjutkan estafet kepemimpinan dan pembangunan di masa mendatang.
"Kita meyakini bahwa anak muda di Kabupaten Bulungan merupakan pemilik sekaligus pelaku pembangunan. Untuk menjaga keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Bulungan, salah satu solusinya ada di tangan anak-anak muda yang nantinya akan meneruskan estafet membangun daerah ini," ujarnya.
Syarwani menilai, pemberian 10 Madya Award telah menghasilkan pemetaan terhadap sosok-sosok muda yang memiliki kapasitas menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi berikutnya.
Namun, menurutnya, penghargaan tersebut harus menjadi titik awal pembinaan, bukan akhir dari sebuah proses.
"Hasil award ini membuat kita bisa memetakan anak-anak muda Kabupaten Bulungan yang dapat menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya. Tetapi ini masih harus dikelola bersama antara Madya dengan pemerintah daerah melalui DKOP maupun OPD terkait, supaya tidak berhenti hanya pada malam penganugerahan ini," tegasnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas kepemudaan, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci agar para penerima Madya Award terus berkembang, melahirkan inovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
"Kita berharap teman-teman yang menerima award malam ini benar-benar menjadi sumber inspirasi, melahirkan semangat baru, dan mengajak lebih banyak anak muda untuk ikut berkontribusi membangun Kabupaten Bulungan," pungkasnya. (rln/*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....