Ikuti Aksi Tanam Satu Juta Pohon, Wabup Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan
- 10 Sep 2026 09:31 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Gerakan penghijauan tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Kilat, menegaskan pentingnya aksi nyata menjaga lingkungan melalui gerakan penanaman pohon yang harus diikuti dengan komitmen merawat hingga tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Kilat saat mengikuti Aksi Penanaman Satu Juta Pohon Tahun 2026 yang digelar Kodim 0903/Bulungan di kawasan Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, pelajar serta berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari gerakan penanaman pohon secara serentak.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulungan, saya menyampaikan terima kasih, dukungan serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kodim 0903/Bulungan yang telah menginisiasi dan melaksanakan kegiatan aksi penanaman pohon ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, penanaman pohon bukan sekadar agenda simbolis, melainkan langkah konkret untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan generasi mendatang.
“Menanam pohon pada hakikatnya adalah menanam harapan. Menanam pohon berarti menanam kehidupan dan menanam masa depan,” tegasnya.
Menurut Kilat, keberadaan pohon memiliki fungsi vital dalam menjaga ekosistem.
Selain menghasilkan oksigen dan menyerap karbon, pohon berperan mencegah erosi, menjaga tata air serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis satwa.
“Karena itu, gerakan menanam pohon harus dipandang sebagai kebutuhan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Lingkungan yang sehat merupakan bagian penting dari kualitas kehidupan masyarakat,” katanya.
Kilat menyebut Bulungan memiliki kekayaan alam yang besar, mulai dari hutan, sungai, pesisir, kawasan mangrove, lahan pertanian hingga beragam ekosistem lainnya.
Kekayaan tersebut tidak boleh dibiarkan rusak akibat pembangunan yang mengabaikan keberlanjutan.
“Kekayaan alam yang kita miliki harus dijaga bersama. Pembangunan ekonomi dan infrastruktur harus tetap berjalan, tetapi jangan mengorbankan kelestarian lingkungan,” tegasnya.
Ia menekankan, pembangunan yang hanya mengejar manfaat jangka pendek berisiko meninggalkan beban bagi generasi berikutnya.
Karena itu, setiap kebijakan pembangunan harus mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan.
“Pembangunan hari ini jangan sampai mengurangi kualitas kehidupan generasi yang akan datang. Pembangunan harus memperhatikan prinsip keberlanjutan dan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Secara khusus, Wabup menyoroti pentingnya menjaga kawasan mangrove.
Ekosistem pesisir tersebut memiliki fungsi strategis, mulai dari melindungi garis pantai dari abrasi, menjadi habitat berbagai biota hingga menyerap dan menyimpan karbon.
“Pelestarian mangrove harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai kawasan yang memiliki fungsi penting bagi perlindungan pesisir justru rusak karena aktivitas yang tidak terkendali,” katanya.
Dalam aksi tersebut, Kodim 0903/Bulungan menargetkan penanaman 2.500 pohon yang tersebar di 10 kecamatan.
Khusus di kawasan Kebun Raya Bundayati, ditanam 460 pohon yang terdiri atas 60 pohon buah, 200 pohon meranti dan 200 pohon kapur.
Kilat menegaskan, angka ribuan bibit yang ditanam tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan program.
Ukuran sebenarnya adalah berapa banyak pohon yang mampu bertahan, tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Jangan sampai kegiatan penanaman berhenti pada seremoni. Setelah bibit ditanam, mari kita rawat, kita pelihara dan kita pastikan dapat tumbuh dengan baik,” pesannya.
Ia mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat, dunia usaha hingga masyarakat, untuk tidak sekadar hadir saat penanaman, tetapi ikut bertanggung jawab terhadap keberlanjutan pohon yang telah ditanam.
“Menanam adalah langkah awal. Merawatnya adalah tanggung jawab bersama. Kalau kita serius ingin menjaga lingkungan, maka pohon yang hari ini ditanam harus dipastikan hidup dan tumbuh untuk masa depan,” pungkasnya. (rln/*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....