Bulungan Kaji Teknologi Insinerator, Solusi Modern Atasi Persoalan Sampah

  • 23 Jul 2026 19:15 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten Bulungan mulai mematangkan langkah untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui pemanfaatan teknologi insinerator ramah lingkungan.

Upaya tersebut dilakukan dengan mempelajari langsung teknologi Motah Incinerator dalam kunjungan kerja Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, bersama jajaran perangkat daerah ke PT Hierrotama Indojaya dan TPST Motah Bakul Agamis di Bandung, Rabu (22/7/2026) lalu.

Teknologi Motah Incinerator merupakan mesin pengolah sampah buatan dalam negeri yang menggunakan metode self combusting burning, yakni memanfaatkan panas dari sampah itu sendiri sehingga tidak membutuhkan bahan bakar minyak, gas, maupun tambahan listrik saat beroperasi.

Dengan suhu pembakaran mencapai 1.000 derajat Celsius, alat ini mampu mengolah sekitar satu ton sampah per jam tanpa menghasilkan asap maupun bau menyengat.

Wakil Bupati Bulungan, Kilat, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mencari solusi yang lebih efektif dalam mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat.

Menurutnya, pengelolaan sampah harus mengikuti perkembangan teknologi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

"Kami ingin melihat secara langsung bagaimana teknologi ini bekerja. Jika memang terbukti efektif, efisien, dan ramah lingkungan, tentu bisa menjadi salah satu referensi untuk diterapkan di Bulungan. Penanganan sampah tidak boleh lagi hanya mengandalkan cara-cara lama," ujar Kilat.

Ia menilai keunggulan teknologi tersebut tidak hanya terletak pada kapasitas pengolahan sampah yang besar, tetapi juga biaya operasional yang lebih hemat karena tidak membutuhkan bahan bakar tambahan.

Kondisi itu dinilai sejalan dengan kebutuhan daerah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

"Kalau nanti hasil kajian menunjukkan teknologi ini layak diterapkan, kami berharap unit pengolahan sampah dapat ditempatkan di titik-titik strategis sehingga proses penanganan sampah menjadi lebih cepat dan pelayanan kebersihan kepada masyarakat semakin baik," katanya.

Kilat menegaskan hasil kunjungan ini akan ditindaklanjuti melalui kajian teknis, regulasi, serta kesiapan anggaran sebelum diputuskan untuk diterapkan di Kabupaten Bulungan.

"Yang terpenting adalah setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Karena itu, seluruh aspek akan kami kaji secara matang agar teknologi yang diterapkan nantinya mampu menjadi solusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di Bulungan," pungkasnya. (rln)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....