Syarwani Sabet Penghargaan Nasional, Bukti Ekonomi Bulungan Tancap Gas

  • 25 Apr 2026 09:22 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Kabupaten Bulungan kian menegaskan diri sebagai daerah yang tak sekadar berkembang, tetapi mampu bersaing di level nasional.

Bupati Bulungan, Syarwani, berhasil meraih National Governance Awards 2026 kategori Pertumbuhan Ekonomi, penghargaan yang menjadi indikator kuat bahwa kinerja ekonomi daerah berjalan nyata dan terukur.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni di The Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan, Jumat (24/4/2026), bertepatan dengan momentum Hari Otonomi Daerah.

Ajang ini menilai kepala daerah yang mampu menghadirkan terobosan konkret, bukan sekadar program di atas kertas.

Syarwani menegaskan, penghargaan tersebut bukan simbol kosong, melainkan cerminan kerja kolektif masyarakat dan pemerintah daerah yang mulai menunjukkan hasil.

“Ini bukti kerja bersama masyarakat Bulungan. Bukan akhir, tapi pemacu untuk bekerja lebih keras,” tegasnya.

Ia juga mengakui peran pemerintah pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, dalam memperkuat arah pembangunan daerah.

Di balik capaian tersebut, Pemkab Bulungan menggenjot strategi ekonomi yang lebih progresif dengan menempatkan UMKM sebagai tulang punggung.

Program Kredit Mesra digulirkan untuk memperluas akses permodalan, diikuti percepatan legalitas usaha melalui NIB, peningkatan kualitas SDM, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas.

Langkah konkret berikutnya sudah di depan mata. Pada 30 April, Pemkab Bulungan akan membuka gerai UMKM di Sarinah. Langkah ini menjadi ujian langsung bagi produk lokal untuk menembus pasar nasional.

“UMKM Bulungan harus naik kelas, tidak hanya dikenal, tapi juga mampu bersaing,” ujarnya.

Penghargaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi tidak lahir dari retorika, melainkan konsistensi kebijakan dan keberanian membuka peluang.

"Tentu tantangan kedepan pasti ada. Bulungan kini berada di jalur cepat, namun tantangan terbesarnya adalah menjaga laju tersebut tetap stabil menuju Indonesia Emas 2045," tutupnya. (rln/sti)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....