POBSI Cup I Jadi Ajang Ukur Kekuatan Atlet Biliar Menuju Porprov 2026
- 08 Mei 2026 22:00 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor : Turnamen biliar POBSI Cup I resmi digelar di Kabupaten Bulungan dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Kegiatan yang diikuti atlet dari seluruh Kaltara hingga Kabupaten Berau, Kalimantan Timur ini dinilai menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan atlet menjelang Porprov 2026 di Malinau.
Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, pelaksanaan turnamen tersebut diharapkan menjadi barometer bagi atlet-atlet biliar Bulungan dalam menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
“Yang berkompetisi di sini bukan hanya atlet lokal Bulungan, tapi juga dari seluruh wilayah Kaltara termasuk Berau, Kalimantan Timur. Minimal ini menjadi tolak ukur kita dalam menghadapi Porprov 2026 di Malinau,” ujarnya.
Ia menyebut, turnamen seperti ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan atlet dalam beberapa bulan ke depan sebelum menghadapi berbagai kejuaraan.
Menurutnya, event olahraga semacam itu harus menjadi pemicu semangat atlet untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi, termasuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2027 mendatang.
"Saya hanya berharap, melalui event-event seperti turnamen ini, bisa menjadi pemicu semangat kita dalam menghadapi event-event lebih besar lagi," harapnya.
Sementara itu, Ketua KONI Bulungan, Heru Rachmady mengapresiasi penyelenggaraan POBSI Cup I yang dibuka secara terbuka bagi atlet se-Kaltara dan Berau.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan program pembinaan olahraga “Bulungan Unggul” yang dijalankan KONI Bulungan pada 2026.
“Program Bulungan Unggul bukan semata pembinaan olahraga biasa. Atlet-atlet potensial yang menjadi andalan daerah akan terus diberi kesempatan untuk magang dan training camp di luar daerah,” katanya.
Heru mengungkapkan, pada tahun ini terdapat 14 atlet Bulungan yang dikirim menjalani pembinaan di luar daerah.
Salah satunya atlet biliar berusia 11 tahun yang direncanakan menjalani training camp di Jawa Barat.
"KONI Bulungan kini tidak hanya berbicara soal pembinaan olahraga biasa, tetapi telah menetapkan standar prestasi yang diarahkan menuju target “Bulungan Emas”," tegasnya.
Di sisi lain, Ketua POBSI Bulungan, Risdianto menyampaikan apresiasi atas dukungan Bupati dan Wakil Bupati Bulungan terhadap perkembangan olahraga biliar di daerah.
Ia menilai prestasi olahraga dapat membawa nama baik dan marwah Kabupaten Bulungan di tingkat yang lebih tinggi.
Risdianto menjelaskan, awalnya panitia hanya membuka kuota 162 peserta. Namun tingginya animo atlet biliar dari Kaltara dan Berau membuat jumlah peserta ditambah menjadi 192 orang.
“Insya Allah kegiatan ini berlangsung mulai 8 hingga 10 Mei 2026,” ujarnya.
Selain fokus pada peningkatan prestasi atlet, POBSI Bulungan juga memiliki misi membangun kualitas sumber daya olahraga biliar melalui peningkatan kapasitas atlet, pelatih, wasit hingga manajemen olahraga.
"Oahraga biliar juga kita harapkan berkembang menjadi bagian dari industri olahraga yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk sektor UMKM dan transportasi di Kabupaten Bulungan," tutupnya. (rln/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....