Dua Sindikat Pelaku Ditangkap, Uang Palsu Beredar Masih Dilidik

  • 21 Apr 2025 14:10 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tanjung Selor : Polisi berhasil mengungkap dua orang sindikat peredaran uang palsu (Upal) yang sempat heboh di wilayah Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Dua orang pelaku diduga pengedar berhasil ditangkap oleh tim gabungan Satreskrim Polresta Bulungan dan Polsek Sekatak. Kedua pelaku masing-masing berinisial ER (39) dan JA (40) diamankan pada Sabtu (19/4/2025) lalu.

Dari pengungkapan itu, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa lima lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu dan dua unit telepon seluler Android dari tangan kedua pelaku.

Dikonfirmasi soal adanya uang palsu yang sudah beredar, Kapolresta Bulungan Kombes Rofikoh Yunianto melalui Kasi Humas Ipda Magdalena Lawai mengaku masih dalam penyelidikan kepolisian.

“Kalau untuk adanya uang palsu yang beredar, itu masih dilidik oleh Reskrim,” katanya, Senin (21/4/2025) saat dikonfirmasi.

Lena-sapaan akrabnya mengaku, penyidik Sat Reskrim Polresta Bulungan masih melakukan pengembangan terkait pengungkapan kasus tersebut.

Kepolisian, kata dia, masih melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait adanya dugaan uang palsu yang sudah beredar selain barang bukti yang diamankan.

“Tapi kita tetap meminta kepada masyarakat jika menemukan adanya dugaan uang palsu untuk segera melaporkan,” ujarnya.

Pengungkapan kasus uang palsu ini bermula dari laporan masyarakat terkait peredaran uang palsu di wilayah Tanjung Selor.

Kepolisian langsung bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan. Informasi mengarah ke wilayah Kecamatan Sekatak, di mana salah satu pelaku teridentifikasi pernah melakukan pengisian saldo (top up) akun dana di sebuah konter pulsa menggunakan nomor telepon 08215434833 atas nama pelaku ER.

Setelah mengantongi ciri-ciri pelaku, petugas berhasil mengamankan ER yang beralamatkan di Jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor. Dari pengakuan ER, uang palsu itu didapatkan dari rekannya bernama JA dan diamankan di Jalan Semangka Gang Ilun Tudi, Tanjung Selor.

“Dia (JA) juga dapatkan uang palsu itu dari rekannya berinisial AN. Pengakuan JA, dia (AN) sedang perjalanan ke Berau. Makanya ini yang terus kita kembangkan lagi dengan mengejar pelaku AN,” pungkasnya. (Ramlan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....