Transaksi Sabu di Lubang Kembali Terungkap, Polisi Amankan 105 Paket
- 24 Mei 2026 15:23 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN – Polisi kembali mengungkap keberadaan lubang tersembunyi yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabu di kawasan Kampung Bersinar, Selumit Pantai, Tarakan Tengah. Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita 17,90 gram sabu yang siap diedarkan.
Penggerebekan ini merupakan bagian dari operasi gabungan Satresnarkoba Polres Tarakan, Ditresnarkoba Polda Kalimantan Utara, dan Sat Samapta Polres Tarakan yang digelar pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 15.00 Wita di Jalan Cendawan RT 12.
Kasat Resnarkoba Polres Tarakan, Iptu Hendra Tri Susilo, menjelaskan bahwa wilayah tersebut menjadi target operasi setelah polisi menerima laporan dari masyarakat tentang kembali maraknya peredaran narkotika di sana.
"Kawasan Kampung Bersinar memang telah lama masuk radar kami, terutama setelah adanya laporan masyarakat tentang aktivitas terkait peredaran narkotika yang kembali aktif," ujarnya pada Jumat (22/5/2026).
Ia menyebut, saat melakukan pengintaian, petugas mencurigai seorang pria berinisial J, seorang nelayan asal Berau, yang disinyalir berencana membeli sabu. Ketika akan diamankan, pria tersebut sempat mencoba melarikan diri, tetapi akhirnya berhasil ditangkap.
"Pelaku sempat kabur, namun berhasil kami amankan. Saat itu dia ternyata memang berniat membeli narkotika di lokasi tersebut, jelas Hendra. Dari tangan tersangka, polisi menyita satu paket sabu seberat 0,10 gram. Hasil pengembangan lebih lanjut mengarahkan petugas ke sebuah lubang tersembunyi yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan dan transaksi narkoba," sebut Iptu Hendra.
"Di lokasi tersebut, polisi mendapati 105 paket sabu dengan berat bruto sekitar 17,80 gram. Paket-paket itu telah dikemas dalam beberapa ukuran dan dijual dengan harga berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp350 ribu," tambah Hendra.
Menurut Hendra, transaksi di lokasi tersebut dilakukan tanpa tatap muka langsung. Pembeli hanya mengetuk papan kayu dan memasukkan uang sesuai harga paket yang diinginkan. Setelah itu, tangan dari dalam akan menyerahkan paket sabu kepada pembeli.
"Hal ini sebenarnya pernah kami tertibkan sebelumnya, namun lubang-lubang seperti ini justru kembali aktif digunakan lagi sekarang," tegasnya.
Saat membongkar lokasi transaksi tersebut, polisi menemukan sebuah ruangan sempit mirip tempat persembunyian yang dilengkapi dengan senter dan persediaan makanan. Selain itu, petugas juga menemukan sebuah buku catatan yang diduga berisi daftar transaksi penjualan narkotika. Diperkirakan dari 105 paket yang ditemukan, sekitar 9 hingga 10 paket sebelumnya telah terjual. Namun, ketika proses pembongkaran berlangsung, pelaku yang diduga berada di dalam lubang berhasil meloloskan diri melalui celah sempit yang sulit dijangkau petugas.
"Kami mencurigai adanya keterlibatan anak-anak dalam jaringan ini. Berdasarkan keterangan tersangka, tangan yang menyerahkan paket dari dalam lubang diduga adalah tangan anak-anak, ungkap Hendra. Tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Polres Tarakan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Guna mencegah maraknya kasus serupa, polisi akan meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan Selumit Pantai," pungkasnya. (CRZ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....