Gugus VI Banjar Gelar Persami, Bentuk Karakter Pelajar Sekolah Dasar
- 04 Okt 2026 08:32 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Pramuka Gugus VI Kecamatan Banjar menyelenggarakan Persami pada 3-4 Oktober 2026 di Lapangan Labuan Aji, Desa Temukus, sebagai kegiatan puncak untuk menanamkan karakter, kemandirian, dan kedisiplinan siswa.
- Kegiatan ini melibatkan siswa kelas empat hingga enam dari enam sekolah dasar yang tergabung dalam gugus tersebut di Kabupaten Buleleng, Bali.
RRI.CO.ID, Singaraja - Pramuka Gugus VI Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, menggelar Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) sebagai kegiatan puncak dari rangkaian latihan gabungan guna menanamkan karakter, kemandirian, dan kedisiplinan siswa sejak bangku sekolah dasar.
Kegiatan yang berlangsung pada 3-4 Oktober 2026 di Lapangan Labuan Aji, Desa Temukus, ini melibatkan siswa kelas empat hingga enam dari enam sekolah dasar (SD) yang tergabung dalam gugus tersebut, yakni SD Negeri 2 Kayuputih, SD Negeri 3 Kayuputih, SD Negeri 4 Kayuputih, SD Negeri 1 Tirtasari, SD Negeri 2 Tirtasari, dan SD Negeri Banyuseri.
Ketua Panitia Persami yang juga Pembina Pramuka SD Negeri Banyuseri, I Putu Open, mengatakan kegiatan ini mengusung tema "Pramuka Hebat, Berkarakter, dan Berbakti untuk Sekolah, Bangsa, dan Negara".
"Pembiayaan kegiatan ini dilakukan secara gotong royong melalui iuran bersama seluruh sekolah peserta. Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan antarsekolah dalam gugus yang bergiliran menjadi tuan rumah," kata Open, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Sebanyak 12 barung (regu) putra dan putri didampingi pembina dari masing-masing sekolah dilibatkan dalam perkemahan ini. Rangkaian kegiatan dimulai sejak Sabtu pagi dengan registrasi, pendirian tenda, dan upacara pembukaan.
Para peserta kemudian menerima materi kepramukaan, mulai dari Peraturan Baris-Berbaris (PBB), keterampilan semaphore, hingga tali-temali. Guna menguji sportivitas dan kekompakan, panitia juga merancang sejumlah permainan beregu seperti lomba tongkat, estafet balon air, memindahkan pipet ke dalam botol, hingga kompetisi kebersihan tenda.
“Para siswa dilatih untuk disiplin, memiliki rasa tanggung jawab, dan mandiri agar bisa hidup di tengah-tengah masyarakat,” tutur Open.
Memasuki malam hari, rangkaian perkemahan diisi dengan sembahyang bersama, penyalaan api unggun, dan ajang unjuk kreativitas melalui pentas seni antarsekolah. Malam keakraban tersebut ditutup dengan sesi renungan malam bersama para pembina untuk memaknai persaudaraan, tanggung jawab, dan rasa syukur.
Pada Minggu, 4 Oktober 2026 pagi, kegiatan diakhiri dengan senam bersama, upacara penutupan, serta pembongkaran tenda dan pembersihan area perkemahan.
“Saya berharap para siswa yang mengikuti kegiatan Persami ini bisa mengetok tularkan ilmu yang sudah didapatkan,” ucap Open.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....