Dua Guru NU Bali Ikuti Latihan Bela Negara di Rindam IX/Udayana

  • 25 Sep 2026 06:50 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Tabanan - Dua utusan Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW PERGUNU) Bali mengikuti Latihan Kader Bela Negara yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali di Dodik Bela Negara Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan. Kegiatan berlangsung selama empat hari, 21–24 September 2026.

Moh. Sahlan dan A. Hirzan Anwari menjadi bagian dari 325 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat se-Bali. Peserta terdiri atas tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas tingkat pratama Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Luhut Marpaung. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peserta menjadi penggerak nilai-nilai bela negara setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

"Saya berharap kepada para peserta yang berasal dari berbagai unsur, bisa menginternalisasikan nilai-nilai bela negara di lingkungannya masing-masing dengan beragam pendekatan,” ujarnya.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembinaan semi militer yang mencakup latihan baris-berbaris, kedisiplinan waktu, kepedulian sosial, hingga tata cara mengikuti apel dan upacara. Selain pembentukan karakter, peserta juga memperoleh materi bela negara dari berbagai perspektif kehidupan bermasyarakat.

Materi yang diberikan meliputi perlindungan tanah adat, kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta literasi digital dan penggunaan media sosial secara bijak. Sesi tersebut menjadi ruang diskusi bagi peserta untuk mengangkat berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Di sela pematerian literasi digital, A. Hirzan Anwari mengajukan pertanyaan mengenai langkah pemerintah dalam menghadapi maraknya judi online dan pinjaman online. Menurutnya, kedua persoalan tersebut memiliki dampak sosial yang besar dan dapat melemahkan ketahanan masyarakat apabila tidak ditangani secara serius.

Rangkaian kegiatan ditutup oleh Danrindam IX/Udayana, Brigjen TNI Anwar, S.H., yang mengapresiasi semangat seluruh peserta selama mengikuti pelatihan. Ia berharap para kader mampu menjadi pelopor bela negara serta menumbuhkan nilai persatuan, disiplin, dan kepedulian di lingkungan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....