HUT ke-23 FPTI Buleleng, Perkuat Komitmen Cetak Atlet Berprestasi
- 10 Sep 2026 10:09 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Buleleng berusia 23 tahun pada 9 September 2026. Momentum tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang organisasi sekaligus penguat komitmen untuk terus melahirkan atlet panjat tebing berprestasi hingga level internasional.
FPTI Kabupaten Buleleng didirikan pada 9 September 2003. Selama lebih dari dua dekade, organisasi ini menghadapi berbagai tantangan dan dinamika dalam pembinaan olahraga panjat tebing. Namun, semangat kebersamaan, kekeluargaan, serta kerja sama menjadi kekuatan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian yang telah diraih.
Ketua Umum FPTI Pengkab Buleleng, Dr. Haji Wahjoedi, mengatakan usia ke-23 menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang sekaligus mengapresiasi perjuangan seluruh pihak yang telah menjaga keberlangsungan organisasi.
"Dengan penuh keharuan dan rasa syukur yang mendalam, kami selaku Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Buleleng mengucapkan Dirgahayu yang ke-23 bagi Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Buleleng, yang didirikan tanggal 9 September tahun 2003 hingga 9 September 2026. Tentu ini perjalanan dan perjuangan panjang," ujarnya.
Menurutnya, perjalanan FPTI Buleleng tidak selalu mudah. Berbagai tantangan dan rintangan dapat dilalui berkat kepercayaan, kerja sama, serta semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang terus dijaga oleh seluruh pengurus.

"Banyak onak duri kami lalui. Namun sekali lagi berbekal saling percaya, kerja sama yang luar biasa dan spirit kebersamaan, kekeluargaan akhirnya FPTI mampu menorehkan gemilang pada puncak-puncak pengabdiannya ini," katanya.
Wahjoedi menilai berbagai capaian yang diraih FPTI Buleleng merupakan anugerah sekaligus buah dari komitmen seluruh pihak untuk berjalan bersama. Ke depan, prestasi tersebut diharapkan tidak hanya dipertahankan di tingkat kabupaten, tetapi terus berkembang hingga tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
"Tentu ini adalah sebuah anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa sekaligus buah dari saling percaya, kekeluargaan, dan komitmen untuk melangkah bersama, menjaga prestasi dan berjuang untuk terus meningkatkan prestasi pada level tertinggi bukan hanya di kabupaten, namun juga di jajaran provinsi, nasional, bahkan internasional," ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus untuk mempertahankan berbagai capaian positif dan meningkatkan kualitas kinerja, terutama dalam pembinaan atlet muda yang menjadi bagian penting dari masa depan panjat tebing Buleleng.
"Harapan kami kepada segenap pengurus tentu berbagai capaian baik, prestasi gemilang, kinerja terbaik dapat dipertahankan, bahkan terus kita dorong untuk kita tingkatkan. Mari kita berikan pelayanan terbaik demi lahirnya sebuah pembinaan prestasi yang optimal bagi calon-calon atlet yang merupakan patriot-patriot terbaik yang dimiliki oleh cabang olahraga panjat tebing yang kita gali dari lingkungan Kabupaten Buleleng ini," ujarnya.
Menutup peringatan HUT ke-23, Wahjoedi menegaskan pentingnya menjaga komitmen dan semangat perjuangan bersama. FPTI Buleleng diharapkan terus menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mengharumkan nama Buleleng, Bali, dan Indonesia melalui prestasi olahraga panjat tebing.
"Untuk itu sekali lagi tingkatkan komitmen, mari kita berjuang bersama untuk kejayaan daerah kita tercinta, Kabupaten Buleleng, Bali, dan Indonesia. Dirgahayu FPTI yang ke-23, jayalah selalu," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....