Tiga Kasus Rabies Baru Muncul di Jembrana, Didominasi Anak Anjing
- 22 Sep 2026 06:50 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Kasus gigitan hewan penular rabies kembali menjadi sorotan di Kabupaten Jembrana, Bali. Seekor anak anjing yang sebelumnya dilaporkan menggigit satu keluarga di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, dinyatakan positif rabies.
Kepastian tersebut didapat menyusul keluarnya hasil uji laboratorium terhadap sampel otak anak anjing berusia empat bulan itu oleh Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar pada Jumat, 18 September 2026 malam.
Selain di Baler Bale Agung, pengujian sampel di BBVet juga mengonfirmasi dua kasus positif lainnya di wilayah berbeda. Kasus kedua terjadi di Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, di mana seekor anjing campuran berusia enam bulan menggigit satu orang warga secara tiba-tiba. Sementara kasus ketiga berlokasi di Banjar Moding Kaja, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, yang melibatkan anjing lokal jantan berumur tiga tahun usai menyerang seorang warga.
"Dari lima sampel yang kita kirim ke BBVet, tiga di antaranya dinyatakan positif rabies," ungkap Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) pada Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, saat dikonfirmasi, Minggu, 20 September 2026.
Sugiarta menyoroti temuan kasus di Baler Bale Agung yang tercatat sebagai kasus perdana di wilayah tersebut sepanjang tahun ini. Ia menjelaskan, anak anjing tersebut sebelumnya luput dari jangkauan petugas saat program vaksinasi massal karena rumah pemiliknya dalam keadaan kosong.
Merespons rentetan temuan baru ini, Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Jembrana segera menerjunkan tim medik veteriner (medikvet) untuk menggelar vaksinasi darurat. Langkah ini difokuskan pada radius lokasi temuan kasus guna mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok.
Mengingat mayoritas kasus positif terbaru yakni dua dari tiga ekor, melibatkan anak anjing, Sugiarta mengimbau masyarakat untuk lebih proaktif melindungi hewan peliharaannya.
"Kami harap warga yang memiliki anakan anjing berusia beberapa bulan yang belum divaksin agar segera menghubungi kami atau melapor ke tim siaga rabies di desa untuk ditindaklanjuti. Mengingat dari sampel yang kami uji, kebanyakan adalah anak anjing dan hasilnya positif," tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....