Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Srikandi Sambangan Dikaji

  • 16 Sep 2026 14:50 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Kepadatan lalu lintas terjadi pada jam masuk dan keluar sekolah di kawasan Jalan Srikandi, Babakan, Sambangan, Buleleng, Bali.
  • Masyarakat melaporkan masalah tersebut melalui program Halo RRI pada Senin, 14 September 2026, dan mengusulkan pengawasan serta rekayasa lalu lintas pada jam-jam sibuk.
  • Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng dan Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng telah memberikan perhatian terhadap persoalan kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.

RRI.CO.ID, Singaraja - Kepadatan lalu lintas pada jam masuk dan keluar sekolah di kawasan Jalan Srikandi, Babakan, Sambangan, Buleleng, Bali, mendapat perhatian dari Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng dan Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng.

Persoalan tersebut disampaikan masyarakat melalui program Halo RRI, Senin, 14 September 2026, yang mengeluhkan kepadatan kendaraan di kawasan tersebut serta mengusulkan adanya pengawasan dan rekayasa lalu lintas pada jam-jam sibuk.

Pemangku Sementara Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng, Aiptu Nyoman Supriawan, mengatakan kepadatan terjadi seiring meningkatnya volume kendaraan, terutama saat pelajar dan masyarakat beraktivitas pada pagi hari.

“Setiap pagi kami dari personel Satlantas Polres Buleleng melaksanakan kegiatan pengaturan pagi di simpang-simpang yang dianggap rawan terjadi kemacetan lalu lintas. Kami melaksanakan bersama mitra kami, Dinas Perhubungan (Kabupaten Buleleng), maupun dari Mitra Patroli Keamanan Sekolah, untuk bisa memperlancar arus lalu lintas,” ujar Supriawan.

Supriawan mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan, menggunakan alternatif berjalan kaki jika jarak memungkinkan, serta mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng Cokorda Adithya Wiraputra Yudha, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Buleleng untuk menempatkan personel di simpang yang rawan kemacetan.

“Pada prinsipnya kami akan melakukan kajian teknis dan survei lapangan, agar nantinya kebijakan yang diambil tidak menimbulkan penumpukan kendaraan di ruas jalan lainnya,” kata Cok Adithya.

Dinas Perhubungan Buleleng juga mengkaji peningkatan pengaturan lampu lalu lintas atau controller di kawasan Simpang Srikandi. Pengaturan tersebut diharapkan dapat menyesuaikan durasi lampu merah dan hijau berdasarkan volume kendaraan pada pagi, siang, maupun sore hari.

Cok Adithya menyebut, peningkatan controller di kawasan tersebut ditargetkan dapat dilaksanakan pada 2027. Selain itu, pihaknya mendorong sekolah dan orang tua untuk turut mengatur waktu keberangkatan guna membantu mengurangi kepadatan kendaraan.

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....