Diterjang Angin Kencang, Dua Sekolah di Buleleng Alami Kerusakan

  • 15 Sep 2026 13:13 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Angin kencang yang melanda Kabupaten Buleleng menyebabkan kerusakan pada dua sekolah, yakni SD Negeri 3 Kalibukbuk dan SD Negeri 2 Banyuning. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng langsung melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi bangunan dan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.

Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., didampingi Kasi Kelembagaan dan Sarpras SD Gede Bani Purbawa, ST., M.Si., meninjau langsung kedua sekolah terdampak. Di SD Negeri 3 Kalibukbuk, satu bangunan yang terdiri atas tiga ruang kelas, satu ruang administrasi dan satu paket toilet mengalami kerusakan pada bagian atap.

Atap bangunan berukuran sekitar 6,5 meter kali 25 meter tersebut ambruk akibat angin kencang pada Minggu 13 September 2026 sekitar pukul 17.00 WITA. Nilai kerusakan sementara diperkirakan mencapai Rp60 juta dan kejadian tersebut telah dilaporkan pihak sekolah kepada Disdikpora Buleleng.

Sementara di SD Negeri 2 Banyuning, kerusakan terjadi pada sejumlah ruang kelas, terutama bagian atap hingga konstruksi kuda-kuda. Disdikpora meminta pihak sekolah segera melakukan penanganan terhadap kerusakan yang masih memungkinkan diperbaiki menggunakan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) sesuai ketentuan.

Dalam peninjauan tersebut, Gus Surya meminta layanan pendidikan tetap berjalan meski terdapat kerusakan fasilitas akibat cuaca ekstrem. Ruangan yang masih aman dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar, sementara pembelajaran daring dapat menjadi alternatif selama proses pembersihan dan penanganan bangunan.

“Yang paling utama layanan pendidikan tetap berjalan. Ruangan yang masih aman dapat dimanfaatkan, dan apabila kondisi tidak memungkinkan, pembelajaran bisa dilakukan secara daring dengan tetap memperhatikan keselamatan siswa dan guru,” ujarnya.

Untuk SD Negeri 3 Kalibukbuk, penanganan kerusakan akan diusulkan melalui anggaran induk tahun 2027. Disdikpora Buleleng menegaskan keselamatan siswa dan guru menjadi prioritas, namun kondisi cuaca tidak boleh menghentikan layanan pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....