Ketut Widiada Dilantik Jadi Perbekel PAW Desa Pengastulan

  • 05 Sep 2026 10:04 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra melantik dan mengambil sumpah Ketut Widiada sebagai Perbekel Antar Waktu (PAW) Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Jumat 4 September 2026. Pelantikan yang berlangsung di Gedung Olahraga Desa Pengastulan tersebut untuk mengisi sisa masa jabatan 2026-2029.

Pelantikan disaksikan jajaran Forkopimda, Camat Seririt, para Perbekel se-Kecamatan Seririt, serta sejumlah warga Desa Pengastulan. Ketut Widiada selanjutnya mengemban tugas memimpin pemerintahan desa hingga berakhirnya masa jabatan sesuai ketentuan.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan kepemimpinan di Desa Pengastulan menjadi tantangan tersendiri karena kondisi masyarakatnya yang heterogen. Karena itu, Perbekel PAW diminta mampu menjalankan amanah dan membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat.

“Jika PAW sekarang berhasil memimpin artinya luar biasa,” ucap Bupati Sutjidra.

Sutjidra menegaskan, Perbekel merupakan abdi negara di tingkat desa yang memiliki tanggung jawab utama melayani masyarakat. Jabatan tersebut bukan untuk mencari kedudukan, melainkan menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Bagaimanapun sebagai abdi negara di desa, harus siap ngayah. Bukan mencari jabatan, harus terpatri jadi kepala desa harus siap layah, ngayah. Harus melayani masyarakat sebaik-baiknya,” katanya.

Dalam pengelolaan pemerintahan desa, Sutjidra juga meminta Dana Desa yang telah melalui proses efisiensi tetap dimanfaatkan secara tepat sasaran. Anggaran tersebut diarahkan untuk program prioritas yang memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan masyarakat.

“Saya ingin mendorong teman-teman di desa untuk bisa melaksanakan hal-hal dan program positif dengan efisiensi yang dilakukan tahun ini. Memang berat tugas-tugas mekel, dimana bapak sebagai ujung tombak sudah barang tentu keluh kesah dan persoalan di desa yang kompleks tentu bapak yang dicari,” ujarnya.

Ia menambahkan, Perbekel harus hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan dan tidak menghindari tanggung jawab sebagai pemimpin desa. Menurutnya, kesiapan melayani masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah sebagai kepala desa.

Bupati juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Camat Seririt memberikan pendampingan kepada Pemerintah Desa Pengastulan. Koordinasi dan komunikasi antarpihak dinilai penting untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa.

“Saya yakin Pengastulan desa tua yang besar yang harus dikelola sebaik-baiknya. PMD dan Camat nanti bisa berikan pendampingan-pendampingan yang baik untuk kemajuan Desa Pengastulan. Terus berkomunikasi, berkoordinasi untuk bisa menyelenggarakan pembangunan di Kecamatan Seririt ini,” kata Sutjidra.

Sutjidra juga membuka ruang konsultasi bagi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Desa (Forkopimdes) apabila menghadapi persoalan yang membutuhkan penanganan segera. Ia berharap Perbekel Ketut Widiada bersama seluruh perangkat desa dapat menjalankan amanah dengan mengedepankan semangat ngayah dan menyama braya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....