Penyuluh Lintas Agama Diperkuat Rawat Kerukunan Umat di Buleleng

  • 23 Agt 2026 08:46 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng terus memperkuat peran penyuluh lintas agama dalam menjaga dan merawat kerukunan umat beragama di tengah keberagaman masyarakat. Penyuluh dari berbagai agama secara berkelanjutan menjalankan pembinaan dan memberikan pencerahan kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kehidupan beragama di Buleleng tetap harmonis dan kondusif.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, I Gede Sumarawan, mengatakan penyuluhan menjadi salah satu upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama. Pembinaan tidak hanya diarahkan pada satu kelompok agama, tetapi dilakukan melalui jajaran penyuluh lintas agama yang memiliki tugas dan fungsi masing-masing. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk membangun pemahaman mengenai arti kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.

Menurut Sumarawan, keberagaman merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Perbedaan agama, keyakinan, maupun latar belakang tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menjauhkan diri. Sebaliknya, keberagaman perlu dikelola agar dapat menjadi kekuatan yang mempererat hubungan sosial masyarakat.

Sumarawan menjelaskan, para penyuluh lintas agama memiliki peran dalam memberikan pembinaan sekaligus pencerahan kepada umat. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan sesama. "Nah, terkait dengan kerukunan ini ya, perlu saya sampaikan bahwa kita sudah senantiasa merawatnya ya. Ada beberapa penyuluh yang memang ada di kita itu lintas agama sudah melaksanakan tugas dan fungsinya, memberikan pembinaan, memberikan pencerahan, dengan harapan tentu bagaimana kerukunan umat beragama yang ada di Kabupaten Buleleng ini itu bisa terjaga, bisa terawat," ujarnya pada Selasa 4 Agustus 2026.

Ia menilai upaya menjaga kerukunan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah maupun Kementerian Agama. Kesadaran umat beragama dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan yang damai. Karena itu, pembinaan yang dilakukan penyuluh diharapkan dapat berjalan beriringan dengan kesadaran masyarakat untuk menghormati perbedaan.

Menurut Sumarawan, kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Buleleng hingga saat ini berada dalam kondisi kondusif. Kondisi tersebut dinilai sebagai hasil dari kontribusi berbagai pihak yang bersama-sama menjaga hubungan antarumat beragama. Kementerian Agama melalui penyuluhan terus mengambil bagian dalam mempertahankan kondisi tersebut agar tetap terjaga.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling menjelekkan, menjatuhkan, maupun meniadakan. Perbedaan justru diharapkan dapat menjadi ruang untuk saling melengkapi dan memperkuat kehidupan bermasyarakat. Dengan pola pikir tersebut, berbagai gangguan, tantangan, maupun ancaman terhadap kerukunan diyakini dapat dihadapi bersama.

Penguatan penyuluhan lintas agama juga menjadi semakin penting seiring perkembangan zaman dan pesatnya arus teknologi serta informasi. Sumarawan menilai agama memiliki peran sebagai pondasi dalam membentuk kehidupan masyarakat agar tetap memiliki nilai dan arah di tengah perubahan tersebut. Karena itu, pembinaan keagamaan secara berkelanjutan diharapkan mampu menjaga kualitas kehidupan beragama sekaligus memperkuat kerukunan di Kabupaten Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....