Kemenag Buleleng Jadikan Nilai Agama Benteng di Era Digital

  • 23 Agt 2026 08:47 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Kementerian Agama Kabupaten Buleleng mendorong penguatan nilai-nilai agama di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat. Kondisi tersebut dinilai perlu diimbangi dengan pemahaman kehidupan beragama yang baik agar masyarakat tidak mudah terpengaruh berbagai informasi yang berkembang. Agama dipandang memiliki peran penting sebagai pondasi dalam menghadapi perubahan zaman.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, I Gede Sumarawan, mengatakan peningkatan kualitas kehidupan beragama menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan tugas Kementerian Agama. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat. Penguatan kehidupan beragama dinilai semakin relevan seiring perubahan pola kehidupan masyarakat akibat kemajuan teknologi.

Menurut Sumarawan, perkembangan teknologi dan informasi saat ini berlangsung sangat cepat. Masyarakat dapat menerima berbagai informasi dalam waktu singkat, sehingga diperlukan landasan yang kuat agar perkembangan tersebut dapat disikapi secara bijak. Nilai-nilai agama dinilai dapat menjadi salah satu pondasi untuk membantu masyarakat menghadapi perubahan tersebut.

Ia menegaskan, penguatan kehidupan beragama tidak hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap ajaran agama, tetapi juga bagaimana nilai tersebut diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Sikap saling menghormati dan menjaga kerukunan menjadi bagian penting yang perlu terus ditanamkan. Hal tersebut dinilai semakin penting bagi masyarakat Buleleng yang hidup dalam keberagaman.

Kementerian Agama Kabupaten Buleleng terus mendorong peran penyuluh agama dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat. Penyuluh dari berbagai latar belakang agama menjalankan tugas memberikan penyuluhan dan pencerahan sesuai bidangnya. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus menjaga kehidupan beragama tetap harmonis.

Sumarawan mengatakan penguatan nilai agama juga berkaitan erat dengan upaya menjaga kerukunan di tengah derasnya arus informasi. Masyarakat diingatkan agar tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling meniadakan, menjelekkan, atau menjatuhkan. "Seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi serta informasi yang berkembang sedemikian pesat, agama itulah satu pondasi ataupun satu benteng yang memang harus dikedepankan," ujarnya pada Selasa 4 Agustus 2026.

Ia menambahkan, kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab bersama yang tidak hanya dibebankan kepada pemerintah maupun Kementerian Agama. Kesadaran masyarakat untuk menjaga hubungan baik antarumat beragama menjadi faktor penting dalam mempertahankan kondisi Buleleng yang selama ini dinilai kondusif. Kerukunan juga diharapkan mampu menjadi kekuatan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat perubahan zaman.

Kementerian Agama Kabupaten Buleleng berharap penguatan kehidupan beragama dapat terus berjalan seiring dengan perkembangan teknologi. Masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan kehidupan sosial yang harmonis. Dengan demikian, perkembangan zaman dapat dihadapi dengan tetap menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....