Karya Agung Desa Adat Ekasari Labdakarya, Bupati Apresiasi Gotong Royong Krama
- 12 Agt 2026 23:09 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Semangat gotong royong krama Desa Adat Ekasari dalam menyelesaikan rangkaian karya agung mendapat apresiasi dari Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Puncak pelaksanaan Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mapadudusan Agung, Menawa Ratna, Nubung Pedagingan, Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini di Pura Desa lan Puseh Desa Ekasari berlangsung labdakarya pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Bupati Kembang hadir menyaksikan langsung jalannya puncak karya sekaligus menyerahkan bantuan Pemerintah Kabupaten Jembrana senilai Rp200 juta. Selain bantuan pemerintah daerah, Bupati Kembang secara pribadi turut memberikan sumbangan berupa satu ekor kerbau suci untuk mendukung pelaksanaan karya.
Menurut Bupati Kembang, pelaksanaan yadnya yang melibatkan seluruh krama menjadi gambaran kuatnya kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya Bali.
Ia mengaku bangga melihat antusiasme warga yang secara bersama-sama mempersiapkan hingga menyelesaikan seluruh rangkaian upacara.
"Rasa bangga dan syukur melihat kebersamaan krama menjalankan karya suci ini. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa melimpahkan kerahayuan serta kelancaran untuk seluruh rangkaian upacara, sekaligus menguatkan tali persaudaraan dan sradha bhakti kita bersama," ujar Bupati Kembang.
Ia berharap pelaksanaan karya agung tersebut membawa kerahayuan bagi seluruh krama Desa Adat Ekasari serta semakin mempererat persatuan masyarakat.
Sementara itu, Bendesa Adat Ekasari I Ketut Muliana menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Jembrana terhadap pelaksanaan karya agung tersebut.
Ia mengatakan seluruh rangkaian upacara dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak dan terutama semangat gotong royong krama Desa Adat Ekasari.
"Pelaksanaan karya ini menjadi bukti kuatnya semangat masyarakat dalam menjaga warisan leluhur sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga melalui kegiatan keagamaan," ungkapnya.
Rangkaian karya agung di Desa Adat Ekasari tersebut sebelumnya telah melalui berbagai tahapan upacara hingga mencapai puncak pelaksanaan. Keterlibatan krama secara bersama-sama menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Jembrana pun terus mendorong pelestarian adat, budaya dan tradisi Bali sebagai bagian dari pembangunan daerah yang tetap berlandaskan nilai-nilai lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....