Semarak HUT RI, Bupati Buleleng Lepas Gerak Jalan 8 KM Tingkat SMP

  • 05 Agt 2026 22:09 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kabupaten Buleleng. Ratusan pelajar tingkat SMP dari berbagai sekolah memadati kawasan depan GOR Bhuana Patra Singaraja untuk mengikuti Lomba Gerak Jalan 8 Kilometer yang menjadi tradisi tahunan dalam rangkaian peringatan HUT RI, Rabu 5 Juli 2026.

Lomba yang secara resmi dilepas Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, itu berlangsung meriah. Sebanyak 52 regu ambil bagian dalam perlombaan dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp58,5 juta. Antusiasme peserta, guru pendamping, hingga masyarakat yang memadati jalur pemberangkatan menunjukkan gerak jalan masih menjadi salah satu agenda yang dinantikan setiap peringatan Hari Kemerdekaan di Buleleng.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sutjidra menegaskan bahwa gerak jalan bukan sekadar perlombaan menuju garis finis. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana membangun karakter generasi muda melalui penerapan nilai disiplin, sportivitas, kerja sama, kepemimpinan, serta rasa cinta terhadap tanah air.

"Kita masih bangga karena setiap memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, antusiasme masyarakat untuk ikut serta sangat luar biasa. Bahkan masyarakat juga memberikan berbagai usulan lomba agar perayaan kemerdekaan semakin semarak," ujarnya.

Ia menilai, di tengah perkembangan teknologi dan derasnya pengaruh budaya luar, gerak jalan tetap memiliki nilai edukatif yang relevan bagi pelajar. Tradisi tersebut dinilai mampu membentuk kebiasaan disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta membangun kekompakan yang akan menjadi bekal bagi generasi muda di masa depan.

"Gerak jalan ini memang terlihat sederhana, tetapi sangat efektif membentuk karakter. Anak-anak belajar disiplin, sportif, memahami aturan, dan menghargai proses. Mereka belajar bahwa yang berada di depan harus tetap memimpin, sementara yang di belakang mengikuti dengan tertib. Nilai-nilai seperti budaya antre dan disiplin itu terbentuk secara alami," katanya.

Lebih lanjut, Bupati asal Desa Bontihing itu mengatakan semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan melalui kegiatan yang memberikan dampak positif bagi generasi muda. Gerak jalan, menurutnya, menjadi salah satu media untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme, memperkuat persatuan, serta mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan semangat kebersamaan.

Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras para peserta, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga berencana memberikan uang pembinaan kepada seluruh regu yang mengikuti lomba, tidak hanya kepada para juara. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pelajar yang telah berlatih dengan sungguh-sungguh sekaligus menjaga tradisi gerak jalan sebagai bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan di Kabupaten Buleleng.

"Anak-anak mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, mulai dari latihan hingga menyiapkan kostum. Ke depan kami ingin memberikan uang pembinaan kepada seluruh peserta seperti pada gerak jalan 45 kilometer. Ini menjadi bentuk penghargaan atas semangat mereka sekaligus menjaga tradisi gerak jalan yang sudah menjadi kebanggaan Kabupaten Buleleng," ujarnya.

Dengan tingginya partisipasi peserta setiap tahun, gerak jalan di Kabupaten Buleleng tidak hanya menjadi agenda peringatan HUT RI, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter bagi pelajar. Pemerintah daerah berharap tradisi tersebut terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai disiplin, kebersamaan, dan nasionalisme kepada generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....