48 Sekolah di Buleleng Kekurangan Guru Agama Hindu
- 16 Sep 2026 08:14 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Sebanyak 48 sekolah di Kabupaten Buleleng, Bali, mengalami kekurangan guru agama Hindu.
- Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyatakan bahwa kekurangan guru merupakan masalah krusial yang perlu penanganan segera.
- Pemerintah Kabupaten Buleleng akan memanfaatkan guru dari sekolah terdekat sebagai solusi sementara sambil menunggu persetujuan formasi guru baru melalui BKPSDM Buleleng.
RRI.CO.ID, Singaraja - Sebanyak 48 sekolah di Kabupaten Buleleng, Bali, kekurangan guru agama Hindu. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemkab Buleleng karena kebutuhan tenaga pendidik belum sepenuhnya terpenuhi.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan persoalan kekurangan guru menjadi masalah krusial yang terjadi di berbagai sekolah. Untuk sementara, kekurangan guru agama Hindu akan disiasati dengan memanfaatkan guru dari sekolah terdekat sembari menunggu pengusulan formasi guru melalui BKPSDM Buleleng.
"Kalau permasalahan guru memang krusial sekali. Di mana-mana terjadi defisit dari guru-guru yang ada," kata Sutjidra, Selasa, 15 September 2026.
Sutjidra menjelaskan, guru dari sekolah terdekat dapat ditugaskan untuk membantu memenuhi kebutuhan pembelajaran di sekolah yang kekurangan guru. Langkah tersebut dilakukan sebagai solusi sementara hingga formasi guru agama yang dibutuhkan dapat diusulkan.
"Sambil menunggu pengusulan formasi dari BKPSDM (Buleleng) untuk guru agama tersebut," ujarnya.
Menurut Sutjidra, Pemkab Buleleng tidak dapat mengatasi kekurangan guru melalui perekrutan tenaga kontrak. Kebijakan pemerintah saat ini tidak lagi memperbolehkan penerimaan tenaga kontrak.
"Yang namanya kontrak-kontrak sekarang sudah tidak boleh," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata mengatakan pihaknya akan melakukan pemetaan kembali terhadap kebutuhan guru di setiap sekolah. Guru yang jam mengajarnya belum terpenuhi nantinya dapat diberikan tugas mengajar di sekolah lain yang masih mengalami kekurangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....