Titik Nol Singaraja Resmi Bernama Praja Mandala Singa Ambara Raja

  • 29 Jul 2026 18:25 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng resmi menetapkan nama baru bagi Kawasan Titik Nol Singaraja melalui sayembara yang melibatkan partisipasi masyarakat. Dari berbagai usulan yang masuk, nama Praja Mandala Singa Ambara Raja dipilih sebagai identitas baru kawasan yang menjadi salah satu titik penting di pusat Kota Singaraja.

Nama tersebut diusulkan oleh Kadek Dika Wirawan, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja. Usulan itu dikirimkan melalui Google Form pada 11 Juli 2025 pukul 09.31 WITA dan akhirnya ditetapkan sebagai nama yang dinilai paling sesuai dengan nilai sejarah, budaya, dan fungsi kawasan tersebut.

Dalam penjelasannya, Kadek Dika Wirawan menyampaikan bahwa nama Praja Mandala Singa Ambara Raja mengandung makna kawasan pemerintahan yang tetap mengedepankan identitas Singa Ambara Raja sebagai maskot legendaris Kota Singaraja. Kata Mandala dimaknai sebagai kawasan, sedangkan Praja menggambarkan fungsi wilayah tersebut sebagai pusat pemerintahan.

Usai Sidang Paripurna pada Rabu 29 Juli 2026, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada pengusul nama yang dinilai mampu memadukan nilai historis dan fungsi kawasan dalam satu identitas. Menurutnya, kreativitas masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga warisan budaya daerah.

“Wah, terima kasih dan luar biasa, Kadek Dika,” ujarnya.

Bupati Sutjidra menjelaskan, tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti sayembara menunjukkan kepedulian terhadap sejarah dan identitas Kota Singaraja. Ia menegaskan, nama yang dipilih bukan hanya hasil penilaian semata, tetapi juga melalui pembahasan bersama berbagai pihak yang memahami sejarah daerah.

“Selain dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, para tokoh Puri juga memberikan masukan. Dari situlah kemudian muncul nama Praja Mandala Singa Ambara Raja,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Buleleng selanjutnya akan menindaklanjuti penetapan nama tersebut dengan proses peresmian kawasan. Penempatan tulisan nama kawasan juga akan disesuaikan dengan kaidah tata ruang sehingga dapat menjadi identitas resmi Titik Nol Singaraja.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan penyerahan hadiah bagi pemenang sayembara sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya. Penyerahan penghargaan tersebut direncanakan berlangsung dalam rangkaian kegiatan Buleleng Festival mendatang, sekaligus menjadi momentum memperkenalkan nama baru kawasan kepada masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....