Inflasi Singaraja Agustus 2026 Lebih Tinggi Dibanding Dua Tahun Sebelumnya
- 18 Sep 2026 10:26 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Inflasi year-on-year Singaraja pada Agustus 2026 mencapai 3,61 persen, mencerminkan peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir.
- Data BPS Kabupaten Buleleng menunjukkan tren inflasi yang konsisten meningkat: 1,69 persen (Agustus 2024), 2,71 persen (Agustus 2025), dan 3,61 persen (Agustus 2026).
RRI.CO.ID, Singaraja - Tingkat inflasi year on year (y-on-y) Singaraja pada Agustus 2026 mencapai 3,61 persen, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2024 dan 2025. Berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS Kabupaten Buleleng, inflasi y-on-y Singaraja pada Agustus 2024 tercatat sebesar 1,69 persen, kemudian meningkat menjadi 2,71 persen pada Agustus 2025 dan mencapai 3,61 persen pada Agustus 2026.
Kenaikan juga terlihat pada inflasi secara bulanan. Pada Agustus 2024, Singaraja mengalami deflasi sebesar 0,18 persen, sedangkan pada Agustus 2025 kembali mengalami deflasi sebesar 0,56 persen. Sebaliknya, pada Agustus 2026 Singaraja mengalami inflasi bulanan sebesar 1,12 persen.
Secara kumulatif sejak awal tahun, inflasi Singaraja pada Agustus 2026 tercatat sebesar 2,19 persen. Angka tersebut juga lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebesar 0,34 persen dan 2025 sebesar 1,10 persen.
BPS Kabupaten Buleleng mencatat pada Agustus 2026 Indeks Harga Konsumen (IHK) Singaraja berada pada level 112,82, meningkat dari 108,89 pada Agustus 2025.
Kenaikan harga pada Agustus 2026 terjadi pada 10 kelompok pengeluaran. Kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran mencatat inflasi tahunan tertinggi sebesar 5,93 persen, disusul perawatan pribadi dan jasa lainnya 5,32 persen serta transportasi 5,04 persen.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan dengan andil 1,46 persen. Berikutnya kelompok transportasi memberikan andil 0,55 persen, penyediaan makanan dan minuman atau restoran 0,49 persen, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,48 persen.
Sementara itu, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya menjadi satu-satunya kelompok yang mengalami deflasi secara tahunan pada Agustus 2026, yakni sebesar 0,43 persen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....