Ramai Pengunjung, Satpol PP Tingkatkan Patroli di Titik Nol Singaraja

  • 24 Jul 2026 10:14 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Ramainya aktivitas masyarakat di Kawasan Titik Nol Singaraja mulai memunculkan persoalan ketertiban, mulai dari sampah hingga parkir kendaraan di atas pedestrian. Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng mengintensifkan patroli sembari memperkuat koordinasi dengan instansi terkait.

Kawasan Titik Nol Singaraja yang masih dalam tahap penyelesaian proyek dan belum diresmikan kini menjadi salah satu ruang publik yang banyak dikunjungi masyarakat. Meningkatnya jumlah pengunjung berdampak pada munculnya sejumlah persoalan, seperti parkir kendaraan di atas trotoar, sampah, hingga perlunya pengaturan keamanan dan pengelolaan kawasan secara terpadu.

Kepala Satpol PP Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah awal dengan menempatkan personel patroli, terutama pada malam hari, untuk menjaga ketertiban di kawasan tersebut meski pengelolaan resmi belum diberlakukan.

"Sampai saat ini kawasan Titik Nol belum diresmikan. Karena itu kami berinisiatif melakukan patroli, terutama pada malam hari, untuk menjaga ketertiban di kawasan tersebut," ujar Komang Kappa Tri Aryandono, Kamis, 23 Juli 2026.

Komang Kappa menambahkan, berbagai laporan masyarakat yang masuk melalui hotline pengaduan hingga media sosial tetap ditindaklanjuti. Meski sebagian laporan berada di luar kewenangan Satpol PP, pihaknya tetap turun ke lapangan atau berkoordinasi dengan OPD terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

"Kami tidak saling melempar tanggung jawab. Jika dapat ditangani langsung kami turun ke lapangan, sedangkan persoalan yang menjadi kewenangan OPD lain akan kami koordinasikan agar segera ditindaklanjuti," katanya.

Ia menegaskan Satpol PP merupakan aparat penegak Peraturan Daerah, sedangkan pengawasan pelaksanaan perda berada pada perangkat daerah sebagai pengampu masing-masing regulasi. Oleh sebab itu, koordinasi dan kolaborasi antarlembaga menjadi kunci agar penataan kawasan publik, termasuk Titik Nol Singaraja, dapat berjalan optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....