Wabup Supriatna Salurkan Punia Rp91 Juta untuk Ngaben Massal Tambakan
- 24 Jul 2026 08:39 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian adat dan budaya Bali melalui penyaluran bantuan dana hibah bagi pelaksanaan upacara Pitra Yadnya Ngaben Massal di Desa Adat Tambakan, Kecamatan Kubutambahan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna saat mendampingi Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta menghadiri rangkaian upacara pada Kamis 23 Juli 2026. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat keberlangsungan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun di tengah masyarakat.
Pada pelaksanaan Ngaben Massal tahun ini, sebanyak 91 sawa diikutsertakan oleh krama Desa Adat Tambakan. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dengan melibatkan partisipasi masyarakat adat yang secara bersama-sama menjalankan rangkaian upacara Pitra Yadnya. Kehadiran pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian nilai-nilai adat, budaya, dan spiritual masyarakat Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menyerahkan bantuan dana hibah atau punia sebesar Rp1 juta untuk setiap sawa yang mengikuti upacara. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Buleleng mencapai Rp91 juta. Bantuan itu diharapkan mampu membantu masyarakat dalam membiayai pelaksanaan upacara adat yang membutuhkan biaya cukup besar.
"Harapan kami, selain untuk penguatan adat dan budaya, bantuan ini dapat membantu meringankan beban finansial krama adat yang sedang melaksanakan upacara Pitra Yadnya," ucap Wabup Supriatna.
Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan upacara adat merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam menjaga kelestarian tradisi Bali. Selain memberikan bantuan secara finansial, kehadiran jajaran pimpinan daerah juga menjadi dukungan moral bagi masyarakat yang tetap konsisten menjaga warisan budaya leluhur. Ia pun berharap seluruh rangkaian Ngaben Massal di Desa Adat Tambakan dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan memberikan makna spiritual bagi seluruh peserta upacara.
Wabup Supriatna menegaskan bahwa perhatian Pemerintah Kabupaten Buleleng terhadap sektor kebudayaan tidak hanya diwujudkan melalui bantuan pelaksanaan Ngaben Massal. Pemerintah daerah juga secara rutin mengalokasikan bantuan tahunan bagi desa adat dan subak sebagai bagian dari penguatan kelembagaan berbasis kearifan lokal. Program tersebut diharapkan mampu menjaga keberlangsungan adat, budaya, dan sistem sosial masyarakat Bali.
Melalui bantuan yang diberikan secara berkelanjutan, pemerintah ingin memastikan desa adat dan subak memiliki dukungan yang memadai dalam menjalankan fungsi sosial, keagamaan, maupun pembangunan. Skema bantuan tersebut dirancang untuk menunjang pembangunan infrastruktur adat, tata kelola keagamaan, hingga penguatan kelembagaan desa adat. Sinergi antara pemerintah, desa adat, dan subak diyakini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang berakar pada nilai-nilai budaya lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Buleleng.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....