Wabup Supriatna Salurkan Bantuan untuk Anak Disabilitas di Kecamatan Banjar

  • 15 Agt 2026 14:24 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng memperkuat perhatian terhadap masyarakat penyandang disabilitas dengan turun langsung memastikan kondisi dan kebutuhan keluarga penerima manfaat pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengunjungi salah satu keluarga di Kecamatan Banjar yang memiliki anak berusia 14 tahun dengan kondisi cerebral palsy dan membutuhkan perhatian khusus. Kunjungan ini menjadi langkah awal pemerintah untuk menentukan intervensi kesehatan dan bantuan sosial yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Buleleng melibatkan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Puskesmas Kecamatan Banjar. Pemerintah melakukan peninjauan langsung untuk memperoleh gambaran lebih jelas mengenai kondisi anak dan keluarganya. Data lapangan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan program yang dapat diberikan secara berkelanjutan.

Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan pemerintah perlu memastikan masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus tidak luput dari jangkauan pelayanan. Selain intervensi kesehatan, keluarga tersebut juga akan diarahkan untuk memperoleh bantuan sosial sesuai dengan kriteria dan kebutuhan. "Kita melakukan kunjungan supaya bisa mengetahui lebih jelas kondisi keluarga sekaligus anak tersebut, sehingga kita bisa menentukan program yang bisa diberikan ke depannya. Sementara ini akan ada program dari Dinas Sosial yang setiap bulan bisa diberikan, yaitu BPNT," ujarnya.

Menurut Supriatna, penanganan persoalan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan pemerintah serta partisipasi aktif masyarakat. Informasi dari warga menjadi penting karena pemerintah tidak selalu dapat memantau kondisi seluruh masyarakat secara langsung. Ia juga menekankan pentingnya upaya bersama dalam menekan berbagai persoalan kesehatan, termasuk stunting dan kondisi kesehatan anak yang membutuhkan penanganan khusus.

Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menilai kondisi keluarga tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah. Ia mendorong para pendamping program sosial agar lebih aktif menyampaikan informasi apabila menemukan warga yang membutuhkan perhatian. "Dengan berkaca masalah yang ada di Banjar, sepertinya memerlukan perhatian semua pihak. Kami mengharapkan kepada semua teman-teman SDM pendamping program, sekiranya ada informasi dari awal, sudah ada atensi, baik untuk perbaikan data, pemutakhiran data, termasuk juga penguatan program bantuan," katanya.

Kariaman menambahkan, pemutakhiran data menjadi bagian penting agar bantuan pemerintah dapat diberikan secara tepat sasaran. Informasi mengenai kondisi keluarga harus segera disampaikan sehingga intervensi dapat dilakukan tanpa menunggu persoalan berlangsung terlalu lama. Langkah tersebut sekaligus mendukung penguatan program perlindungan sosial bagi keluarga yang masuk dalam kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Camat Banjar, Putu Widiawan, mengapresiasi perhatian Pemkab Buleleng yang turun langsung menemui masyarakat. Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah tidak hanya memberikan dukungan secara materi, tetapi juga menjadi motivasi bagi keluarga untuk terus memberikan perhatian terhadap kondisi anak. "Saya selaku Camat Banjar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, terutama pemerintah daerah dalam hal ini Pak Wakil Bupati yang hadir langsung di tengah masyarakat kami. Tentu saja itu akan sangat membantu keadaan yang bersangkutan dan memotivasi keluarganya agar ke depannya selalu memperhatikan anaknya," ucapnya.

Selain bantuan dan pendampingan yang telah diberikan, pemerintah daerah juga membuka peluang bagi keluarga tersebut memperoleh program bantuan sosial lainnya. Bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT akan diupayakan sesuai dengan kondisi serta kriteria penerima manfaat. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari anak.

Penerima bantuan, Komang Dodi Adnyana, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah yang datang langsung melihat kondisi anaknya. Bantuan berupa susu dan pampers dinilai sangat membantu kebutuhan anak dalam kesehariannya. "Saya berterima kasih karena Wakil Bupati sudah menengok anak saya. Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih, semoga bantuan susu dan pampers yang diberikan bermanfaat untuk anak saya dan ke depannya anak saya bisa sehat serta tetap mendapat perhatian dari pemerintah," ujarnya.

Pemkab Buleleng memastikan perhatian terhadap masyarakat dengan kebutuhan khusus akan terus dilakukan melalui sinergi antara perangkat daerah, fasilitas kesehatan, pendamping sosial, pemerintah kecamatan hingga masyarakat. Pemerintah juga mengajak masyarakat lebih proaktif melaporkan kondisi warga yang membutuhkan pelayanan atau bantuan. Dengan informasi yang lebih cepat dan data yang diperbarui, intervensi kesehatan maupun bantuan sosial diharapkan dapat diberikan secara tepat, cepat, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....