TP-PKK Buleleng Kebut SIMPKK, Siap Terapkan Layanan Data Digital Desa

  • 22 Jul 2026 19:41 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Transformasi digital di lingkungan Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Buleleng terus dipercepat. Organisasi ini tengah mematangkan Sistem Informasi Manajemen PKK (SIMPKK) yang ditargetkan resmi diluncurkan pada Agustus 2026 sebagai sistem terpadu untuk mendukung pengelolaan data, administrasi, dan pelaporan kegiatan PKK hingga tingkat desa.

Pengembangan SIMPKK diharapkan menjadi langkah baru dalam memperkuat tata kelola organisasi berbasis digital. Sistem tersebut dirancang untuk mempercepat proses pendataan sekaligus meningkatkan akurasi informasi yang digunakan dalam pelaksanaan berbagai program pemberdayaan keluarga di Kabupaten Buleleng.

Ketua TP-PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhani Sutjidra, mengatakan proses pengembangan aplikasi menunjukkan perkembangan yang positif. Namun, sebelum diluncurkan, seluruh pengurus diminta mencermati setiap fitur agar sistem benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi dan siap digunakan di lapangan.

"Setelah peluncuran pada Agustus nanti, kita akan langsung melakukan sosialisasi ke seluruh kecamatan. Karena itu, seluruh masukan harus disampaikan sejak sekarang agar sistem yang digunakan benar-benar siap," ujarnya.

Wardhani menjelaskan, digitalisasi yang dikembangkan tidak hanya mencakup administrasi PKK. Ke depan, sistem juga akan mendukung pendataan Posyandu sehingga proses pengumpulan, pengolahan, hingga pelaporan data dapat dilakukan secara berjenjang mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.

Menurutnya, penyempurnaan aplikasi harus dilakukan secara teliti karena setiap perubahan akan berpengaruh terhadap struktur database dan sistem yang telah dibangun. Seluruh pengurus pun didorong aktif menyampaikan masukan selama tahap uji coba agar berbagai kendala dapat diantisipasi sebelum implementasi.

"Kalau ada kekurangan atau kendala, sekarang waktunya diperbaiki. Setelah diluncurkan, sistem ini harus benar-benar siap digunakan oleh seluruh kecamatan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng, Made Suharta, menjelaskan pengembangan SIMPKK dilakukan atas arahan Ketua TP-PKK Kabupaten Buleleng dengan mengacu pada konsep sistem informasi manajemen PKK yang telah diterapkan di DKI Jakarta. Dalam penyusunannya, Kominfosanti juga berkoordinasi dengan perangkat daerah dan jajaran pengurus PKK untuk memastikan kebutuhan data, alur kerja, serta struktur database tersusun secara optimal.

Hingga saat ini, pengembangan SIMPKK telah mencapai sekitar 50 persen. Tahap berikutnya difokuskan pada penyempurnaan fitur, validasi kebutuhan pengguna, serta penguatan struktur database sebelum sistem diterapkan secara menyeluruh.

"Kami memohon masukan dan arahan agar sistem yang sedang dibangun ini benar-benar sesuai kebutuhan TP-PKK Kabupaten Buleleng. Prinsipnya, database yang kuat akan menjadi fondasi agar sistem dapat terus dikembangkan di masa mendatang," jelasnya.

Melalui pengembangan SIMPKK, TP-PKK Kabupaten Buleleng menargetkan seluruh proses administrasi, pelaporan, dan pengelolaan data organisasi dapat dilakukan secara digital dan terintegrasi. Penerapan sistem ini diharapkan meningkatkan efektivitas kerja pengurus di semua tingkatan sekaligus memperkuat dukungan data dalam pelaksanaan berbagai program pemberdayaan keluarga di Kabupaten Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....