Aku Online Diluncurkan, Sekda Tekankan Layanan Adminduk Harus Lebih Mudah

  • 31 Agt 2026 16:14 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten Buleleng meluncurkan aplikasi Aku Online untuk transformasi digital pelayanan administrasi kependudukan yang bertujuan memangkas prosedur pelayanan.
  • Soft launching Aku Online dan sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) diselenggarakan secara daring dan luring di Buleleng Command Center pada Senin, 31 Agustus 2026.
  • Aplikasi Aku Online diharapkan mampu memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen kependudukan dengan lebih efisien dan transparan.

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui aplikasi Aku Online. Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan mampu memangkas prosedur pelayanan sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen kependudukan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, menyampaikan hal tersebut saat soft launching Aku Online dan Sosialisasi Pelayanan Administrasi Kependudukan melalui Aku Online serta Identitas Kependudukan Digital (IKD), yang digelar secara daring dan luring di Ruang Buleleng Command Center (BCC), Senin, 31 Agustus 2026.

Menurut Suyasa, digitalisasi pelayanan harus mampu menjawab persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama kebutuhan datang langsung dan mengantre di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Ia mengapresiasi keterlibatan pemerintah hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan dalam mendukung penerapan Aku Online. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar manfaat transformasi pelayanan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Soft launching Aku Online serta Identitas Kependudukan Digital (IKD), yang digelar secara daring dan luring di Ruang Buleleng Command Center (BCC), Senin, 31 Agustus 2026. (Foto: RRI/Dok. Pemkab Buleleng)

“Saya berterima kasih karena teman-teman semua hadir sampai di tingkat desa dan kelurahan. Ini memiliki makna yang sangat strategis untuk menjawab berbagai persoalan administrasi kependudukan,” ujar Suyasa.

Suyasa mengatakan, aplikasi Aku Online diharapkan membuat proses pelayanan yang sebelumnya panjang menjadi lebih sederhana dan dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.

“Kalau dengan adanya aplikasi, mestinya kita lebih sederhana. Yang dulunya panjang prosedurnya menjadi mudah. Yang sebelumnya dilayani banyak pegawai, sekarang tinggal di tangan sendiri,” ucapnya.

Ia berharap pemanfaatan teknologi tersebut tidak hanya menjadi inovasi, tetapi benar-benar mampu meningkatkan akses dan kualitas pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....