KPU Buleleng Siapkan Pemilih Pemula, Ajak Gen Z Sukseskan Pemilu 2029

  • 17 Jul 2026 08:52 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng terus memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi muda dengan menggelar Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula di SMAN 1 Sukasada, Rabu 15 Juli 2026. Kegiatan yang dikemas dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tersebut diikuti sebanyak 84 siswa baru. Melalui kegiatan ini, para peserta diperkenalkan pada pentingnya demokrasi dan peran pemilih pemula dalam menentukan masa depan bangsa.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Buleleng, Putu Arya Suarnata, menyampaikan materi mengenai sejarah pemilu di Indonesia, pentingnya pelaksanaan pemilu sebagai pilar demokrasi, serta besarnya kontribusi generasi muda dalam menentukan arah pembangunan nasional. Ia juga mengingatkan bahwa Generasi Z dan milenial menjadi kelompok pemilih terbesar pada Pemilu 2024 sehingga memiliki pengaruh besar terhadap hasil pemilu.

Dalam sesi interaktif, para siswa diajak menguji pemahaman mereka melalui sejumlah pertanyaan seputar kepemiluan. Peserta mampu menjawab dengan baik, mulai dari pelaksanaan pemilu yang berlangsung setiap lima tahun sekali, syarat menjadi pemilih, hingga dominasi pemilih muda pada Pemilu 2024 yang mencapai sekitar 56 persen. Di akhir sesi, para siswa menyatakan komitmennya untuk menggunakan hak pilih pada Pemilu 2029.

Putu Arya Suarnata menegaskan bahwa pendidikan pemilih sejak dini penting dilakukan agar generasi muda tidak hanya mengetahui prosedur pemilu, tetapi juga memahami nilai demokrasi dan tanggung jawab sebagai warga negara. "Generasi Z dan milenial memiliki jumlah yang sangat besar dalam daftar pemilih. Karena itu, mereka harus menjadi pemilih yang cerdas, kritis, memahami hak dan kewajibannya, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan saat menentukan pilihan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Buleleng, Komang Dudhi Udiyana, mengajak para siswa untuk memanfaatkan hak politiknya dengan datang ke tempat pemungutan suara pada Pemilu 2029. Menurutnya, suara generasi muda akan menjadi salah satu penentu arah pembangunan bangsa di masa mendatang. Selain menggunakan hak pilih, para pelajar juga didorong untuk mengenal lebih dekat penyelenggaraan pemilu.

Komang Dudhi Udiyana juga membuka peluang bagi generasi muda yang tertarik menjadi penyelenggara pemilu di tingkat desa maupun kecamatan. Ia menjelaskan bahwa proses rekrutmen dapat diikuti melalui aplikasi SIAKBA saat pembukaan pendaftaran dilakukan oleh KPU. "Kami berharap adik-adik tidak hanya menjadi pemilih yang aktif, tetapi juga berani mengambil peran sebagai penyelenggara pemilu ketika kesempatan itu dibuka melalui SIAKBA. Partisipasi generasi muda akan memperkuat kualitas demokrasi kita," katanya.

Melalui pendidikan pemilih ini, KPU Kabupaten Buleleng berharap kesadaran politik generasi muda terus meningkat menjelang Pemilu 2029. Pemahaman yang baik mengenai demokrasi diharapkan mampu melahirkan pemilih yang cerdas, bertanggung jawab, serta aktif mengawal proses demokrasi di Indonesia. Harapan tersebut juga menjadi semangat yang terus diusung KPU dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, sejalan dengan peringatan Hari Ulang Tahun KPU sebagai momentum memperkuat komitmen menghadirkan pemilu yang semakin berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....